Yogyakarta : Gemerlapnya Malam di Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul Yogya 3_cindiltravel

Ga perlu khawatir kalau pengen jalan malem-malem di Yogya karena masih banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Salah satunya yaitu Alun-alun Kidul (Kidul artinya selatan) yang berada di belakang Keraton Yogyakarta. Alun-alun konon dibuat Raja sebagai tempat kegiatan rakyat. Dan terbukti sampai sekarang tempat ini menjadi tempat wisata paling murah bagi rakyat Yogya. Pada pagi sampai siang hari dapat digunakan untuk berolah-raga atau sekedar bermain layang-layang dan semakin malam alun-alun akan semakin ramai pengunjung.

Kegiatan yang dapat dilakukan tidak hanya sekedar makan dipinggir alun-alun (buktinya saya dan keluarga kelaparan jam 12 malam di malam lebaran akhirnya menemukan warung pecel yang buka ya disini) tetapi juga yang terkenal adalah permainan yang disebut “masangin” singkatan dari masuk dua beringin. Cara mainnya, mata kita ditutup dengan kain, kemudian badan diputar sebentar dan dihadapkan pada tengah-tengah beringin dan kita tinggal berjalan lurus dari depan Sasono Hinggil menuju tengah-tengah dua beringin yang dipagar (ringin kurung). Mungkin terlihat mudah pada awalnya, kenyataannya dari 7 orang yang main hanya 2 orang yang lolos masuk ke tengah-tengah. Ada kalanya saat kita mau masuk tiba-tiba berbelok arah atau bahkan berputar-putar di luar beringin. Konon katanya, jika kita berhasil melalui 2 beringin tersebut maka permintaan kita akan terkabul. Boleh percaya boleh tidak looh… Mungkin terkesan mistis atau menakutkan pada awalnya, tapi tempat ini tetap banyak peminatnya. Jika kita tidak membawa kain penutup mata kita bisa sewa dengan harga Rp 5.000,-/ orang.

Alun-alun Kidul Yogya2_cindiltravel

Selain itu alun-alun kidul sekarang dipenuhi dengan lampu terang benderang odong-odong menyala dengan bentuk yang bervariasi mulai dari bentuk mobil VW sampai dengan mobil golf. Odong-odong tidak hanya ramai dengan aksesoris lampu tapi juga dengan musik full stereo dan layar TV untuk mobil. Canggih kan? Untuk sewa 1 kali keliling alun-alun kidul dipatok Rp 30.000,- s/d Rp 50.000,-/ odong-odong tergantung kapasitas mulai dari 4 orang sampai 8 orang.

Alun-alun Kidul Yogya_cindiltravel

Tapi yang paling ga enak adalah… udah bayar disuruh ngayuh sendiri. Eeeh… udah pada tau kan kalau odong-odong itu dikayuh bukan pake mesin. Jadi sebenernya berasa ketipu… tapi ya mau gimana lagi, penasaran juga sih.

Alun-alun Kidul Yogya 1_cindiltravel

Selain odong-odong bentuk mobil, ada juga sepeda gandeng 2 sampai 3 orang dengan lampu hias dengan harga sewa Rp 15.000,- s/d Rp 20.000,-.

Menikmati malam di Alun-alun Kidul dengan secangkir kopi atau wedang jahe dan nasi kucing membuat aku dan keluarga tidak terasa sudah nongkrong sampai jam 2 pagi dan alun-alun kidul masih tetap ada pengunjungnya.

Jadi ga perlu khawatir cari tempat wisata malam hari di Yogya.

2 thoughts on “Yogyakarta : Gemerlapnya Malam di Alun-alun Kidul

  1. Terima kasih info tentang ini sangat bermanfaat.
    Tempat-tempat yang bagus di Indonesia sebenarnya banyak yang belum tereksplorasi untuk diolah menjadi tempat wisata.
    Semoga website ini terus menyajikan info yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung dan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *