Karyawisata ke Jawa Timur dengan Kelas Bunga Matahari!

Seorang teman kuliah, Buyung mengajakku untuk pergi ngetrip bareng di liburan akhir tahun. Ya… aku sih mau-mau aja selama ada pasukan yang siap tempur. Seperti biasanya aku bertugas membuatkan itinerary dan perkiraan biaya selama perjalanan, Buyung yang mencari kuota. Ternyata 1 minggu dibuka melalui mouth to mouth terkumpulah 14 orang yang hampir tidak dikenal. Kami seperti rangkaian pertemanan Multi Level Marketing yang terhubung oleh aku dan Buyung.

Kami sepakat untuk bertemu sebelum melakukan perjalanan karena jujur aku cukup takut membawa pasukan yang rata-rata adalah wanita perkotaan (hanya ada 3 PRIA di kelompok kami). Jangan-jangan aku membawa pasukan ibu-ibu PKK *kepala sedikit pening. Ternyata dugaanku salah, setelah pertemuan aku jadi tau bagaimana dan apa saja yang harus dibawa untuk naik gunung *maklum disini sukanya main ke laut. Mulai dari alat masak, tenda sampai matras. Belum lagi akhirnya kita malah berencana membawa bekal makanan seperti rendang dari Jakarta! Kalau yang ini beneran macam IBU-IBU PKK.

Dan Perjalanan mengelilingi sebagian Jawa Timur pun dimulai.

12 orang yang hampir tidak saling kenal, hampir 5 hari bersama. Hasilnya? Kami membentuk Kelas Bunga Matahari sedang karyawisata pergantian tahun ajaran baru 2015 – 2016.

cindiltravel jawa timur_banyuwangi_8

Kami memiliki 2 Pak Guru (Buyung dan Adi) yang berbaik hati membawa NESTING alias kompor dan bersedia mempersiapkannya agar kami dapat memasak. Tentunya ini sangat membantu mengirit perekonomian saat perjalanan serta memberikan kebahagian bagi cacing-cacing di perut. Tidak hanya itu teman-teman lainnya juga membawa bekal dari rumah mulai dari telur asin, abon, pop mie, minuman sachet sampai rendang, aku aja sampai masak brownies. Serius… kali ini aku sebut perjalanan ini piknik sekolah! Belum lagi anak-anak murid yang kelakuannya ajaib-ajaib, mulai murid yang dari hobby makan, hobby make up (bahas alis sampe mata ga selesai-selesai), yang kerjanya nge-bluetooth terus, yang kerjanya bikin cerita sinetron sepanjang perjalanan, yang ngegosip, yang selfie terus, yang kerjanya ngitung terus… Untungnya Pak Adi, guru olah raga sekaligus bagian seksi dokumentasi yang sabar sama murid-murid cewek-nya *padahal udah angkat tangan setiap anak-anaknya kabur kocar-kacir terus harus nyariin satu persatu.

Hari Pertama, 30 Desember 2015

cindiltravel jawa timur_banyuwangi_10

Aku, Mba Rini, Mba Rona, Adi, Ara, Nengki dan Tiwi naik kereta dari Jakarta menuju Surabaya sambil menikmati pemandangan sawah hijau selama perjalanan sambil makanan tiada henti. Disinilah semua sifat-sifat mulai terbongkar… Hahaha! Tapi sayangnya 2 orang teman kami, Dewi dan Anto tidak dapat ikut dalam perjalanan ini. Naik kereta ternyata menyenangkan. Perjalanan terhenti sebentar di Semarang untuk menjemput Buyung dan Nelly yang menyempatkan untuk membawakanku dan teman-teman : nasi gudeng komplit plus TAHU PETIS khas Semarang untuk makan malam. Mana ada sepanjang jalan bisa titip makanan khas daerah! Nikmatnyaaa…

Biaya Hari Ke-1, sewa elf dll :
Sewa elf : 900.000 x 4 hari = 3.600.000
Uang makan driver: 25.000 × 5 = 125.000
Tip driver : 200.000
Total = 3.925.000 : 12 orang = 327.083 / org

Hari Kedua, 31 Desember 2015
Peserta : 9 orang

02.00 : sampai di Stasiun Turi, Surabaya
Dini hari kami sampai di Stasiun Turi, Surabaya disambut mobil elf yang kami sewa kapasitas 19 orang diisi 12 orang *mau guling-guling di dalam elf juga bisa. Tanpa istirahat, elf pun melaju membawa kami ke perhentian pertama yaitu Gunung Bromo.

cindiltravel jawa timur_banyuwangi_1

05.30 – 08.00 : Eksplore Bromo
Kami menuju penanjakan Bromo dengan menyewa Jeep, walaupun kami melewatkan sunrise tapi langit biru dan udara dingin tetap menyapa kami. Tetap pastikan membawa jaket dan masker muka, untuk melindungi dari dingin dan kontur tanah yang berdebu. Kalo kita mah sok unyu-unyu 😀

10.00 – 14.00 : Eksplore Air Terjun Madakaripura
Setelah kami puas menikmati udara segar di kaki gunung Bromo kami pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju air terjun Madakaripura yang jaraknya kira-kira 1 jam dari Gunung Bromo. Sampai di parkiran air terjun kami disambut oleh para guide lokal yang memaksa kami untuk menggunakan jasa mereka. Aku cukup kaget karena digetok harga yang tidak murah padahal kami sudah membayar tiket masuk, untungnya kami tidak terlalu terburu-buru semangat menuju air terjun. Kami memilih menikmati sarapan nasi rawon murah meriah di warung-warung, baru melanjutkan perjalanan ke air terjun yang ternyata jaraknya tidak terlalu jauh. Persiapkanlah jas hujan dalam perjalanan karena hujan atau percikan air terjun pasti membuat badan kamu basah kuyup. Eh… aku yang ingetin bawa jas hujan malah aku yag lupa bawa jas hujan. Walaupun sepanjang jalan hujan rintik-rintik sok romantis tapi pas di foto aku berasa dikelilingi para teletubbies! HAHAHA. Ini sesi foto paling lucu.

15.30 – 17.00 : Istirahat di Masjid Agung & keliling Alun-alun Purbolinggo
Perjalanan pun dilanjutkan dengan menjemput 3 orang kami yang menyusul Echi, Teta dan Ichi di Mesjid Agung Purbolinggo. Sambil menunggu 3 serangkai ini kami menuaikan waktu shalat dan menikmati suasana alun-alun Purbolinggo dengan jajanan di sekitarnya seperti telur pentol, sejenis telur digoreng dengan cilok dibagian tengah. Aku pun menikmati tahu kikil, rasanya seperti tahu guling khas Yogya dengan tambahan kikil. Yang aneh di sini adalah bakso di Purbolinggo disajikan dengan lontong.

cindiltravel jawa timur_banyuwangi_14

20.00 : makan malam di Bondowoso
Kami pun melanjutkan perjalanan kuliner kami di Bondowoso, restoran yang cukup bersih nuansa interior romantis Bali dengan harga terjangkau. Nasi paket lengkap Ayam Betutu dan minum hanya 24.500. Murah bukan?

23.30 : Sampai di kaki Gunung Ijen

Biaya Hari Ke-2 :
Parkir stasiun turi : 4.000
Sewa Jeep : 1.000.000
Tiket masuk Bromo : 180.000
Tiket masuk air terjun : 50.000
Parkir elf air terjun : 10.000
Polisi cepek : 2.000
Parkir di mesjid Purbolinggo : 5.000
Total 1.251.000 : 9 org = 139.000 / org

8 org lainnya tambah guide di air terjun : Guide air terjun : 20.000 : 8 = 2.500/ org
Total : 8 org H-2 : 141.500/ org

Hari Ketiga, 1 Januari 2016
Peserta : 12 orang

01.30 : Naik ke Gunung Ijen
Malam makin menjelang dan kami akhirnya sampai juga di kaki Gunung Ijen. Gunung Ijen adalah titik tujuan kami melewati malam pergantian tahun baru 2016. Dan kami malah melewatkan Malam Tahun Baru di dalam elf sambil berganti baju. Sungguh kebersamaan kelas bunga matahari yang luar biasa!

03.30 – 06.30 : Explore puncak & kawah Gunung Ijen

Ternyata menaiki Gunung Ijen ditengah malam itu sungguh melelahkan. Tidak hanya fisik kami yang terkuras, nafas pun tersengal-sengal. Kami pun harus terbagi menjadi 2 kelompok untuk mengikuti ritme penanjakan. Bukan waktu yang kami kejar untuk menyaksikan api abadi “blue fire”, tapi tujuan kami mencapai puncak Gunung Ijen. Semangat dan kesabaran para teman seperjalanan mendukung selangkah demi selangkah yang membuat kami akhirnya sampai di puncak. Melihat dengan mata sendiri, cahaya matahari terbit dan garis horizon dari atas gunung Ijen, sudah tak terucap lagi rasa syukur dan nikmat sehat yang diberikan hingga sampai ke puncak *nangis mewek, atur nafas sambil menggigil kedinginan.

09.00 -11.00 : perjalanan menuju Homestay Buana, Desa Kebangsaan, Baluran

12.30 – 18.30 : Eksplore Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan, snorkeling dan makan siang

Perjalanan tanpa istirahat ini tak pernah berhenti! Dari tengah malam kami mendaki Gunung Ijen tanpa henti kami langsung menuju Pulau Menjangan di Bali Barat & Pulau Tabuhan untuk berenang menikmati keindahan bawah laut Indonesia dan pemandangan pura ditengah lautan serta rusa menjangan. Walaupun cuaca kurang bersahabat, kehujanan dan menggigilan di tengah Pulau Menjangan, tapi kelelahan yang kami rasakan tidak menjadi beban. Tawa hangat, kebersamaan saat kelaparan kemudian masak dan makan dengan para sahabat baru selama perjalanan di boat mengalahkan rasa lelah kami *peluk kalian satu-satu deh buat para pak guru dan ibu-ibu PKK yang nyiapin makanan dan kopi!

18.30 – 20.00 : mandi
20.00 – 21.00 : makan malam keluar

Biaya H-3
Bensin elf : 292.000
Uang makan driver : 25.000 x 6 = 150.000
Nasi putih di rumah makan Bondowoso : 4.000 × 12 = 48.000
Tiket masuk Ijen : 100.000
Sumbangan masuk Ijen: 10.000 + 15.000 + 20.000 : 45.000
Uang rokok driver : 50.000
Penginapan : 50.000 ×12 = 600.000
Kapal : 185.000 × 12 = 2.220.000
Total H-3 = 3.505.000 : 12 = 292.083/ org

 

Hari Keempat, 2 Januari 2016
Peserta : 12 orang

06.00 – 07.00 : mandi
07.00 – 07.30 : sarapan
07.30 – 12.00 : Eksplore Taman Nasional Baluran, Pantai Bama, Hutan Mangrove

Setelah puas beristirahat di kasur untuk pertama kalinya, pagi hari kami mulai mengeksplor keindahan Afrika-nya Indonesia di Baluran, sebuah Taman Nasional yang menyajikan paket lengkap padang savana, taman berbatu, hutan mangrove hingga pantai Bama berpasir putih! Beruntungnya kami saat itu bahwa tiket pengunjung dewasa habis, maka Kelas Bunga Matahari mendapatkan harga pelajar. Rejeki anak soleha mah ga kemana.

14.30 – 15.00 : makan siang di pinggir pantai Watudodol Banyuwangi
17.30 – 18.30 : Sunset di Pantai Pulau Merah
Perjalanan kami hari ini ditutup dengan menyaksikan sunset di Pantai Pulau Merah dan kembali melewati malam di jalan menuju kota Surabaya.

 

Biaya Hari ke-4 :
Tiket masuk Baluran : 140.000
Bensin elf : 737.000
Tiket masuk pantai pulau merah : 65.000
Parkir pantai pulau merah : 5.000
Tiket masuk stasiun Pasar Turi + Gubeng : 10.000
Tiket Airport : 4.000
Tol bandara : 7.000
Parkir pasar turi siang : 5.000
Total : 973.000 : 12 org = 81.083 / org

 

Hari Kelima, 3 Januari 2016
Peserta : 8 orang

04.00 – 06.00 : Drop off Stasiun Pasar Turi, Stasiun Gubeng , Bandara Juanda
06.00 – 08.00 : Mandi

Setelah mengantarkan beberapa teman kembali ke tujuan, maka kami ber-8 mencari tempat untuk sekedar mandi. Ternyata di kota agak susah mencari yang “lumayan”. Beruntung Mba Rona memiliki ide untuk sewa hotel murah meriah cuma 2 jam buat mandi 8 orang. HAHAHA. Itu hotel pasti rugi air gara-gara kita! Sumbangan dan ide Mba Rona sungguh berarti buat kami yang ga mandi 2 hari. Kami pun melanjutkan perjalanan menikmati lezatnya Bebek Sinjay di Madura (di sini aku janjian ketemu sama Chritz, temen ketemu waktu di Ambon dan jalan-jalan ke Aceh-Medan. Seru kan!). Membeli oleh-oleh di toko Bhek, Pasar Genteng adalah perhentian terakhir kami menutup perjalanan ini. Jangan tanya berapa biaya oleh-olehnya ya… karena kali ini kami beneran jadi IBU-IBU PKK dengan tas keril berliter-liter dibelakang dan tentengan kardus di depan o_O *Dueeeng!

 

14.00 – 01.00 : Perjalanan kembali ke Jakarta.

Kegiatan sepanjang perjalanan di kereta adalah : makan – ngobrol – makan – foto2 ga penting- makan – curhat – makan – tidur – turun di Semarang beli makan lagi. Pertama kali ngerasain lari-larian kayak reality show Amazing Race nyari makanan dan air panas dikejar waktu *kalo telat bisa-bisa ditinggal kereta. Setelah perut kenyang 2x kamipun tidur dengan lelap hingga sampai di Jakarta.

Biaya Hari ke-5 :
Makan driver
Bebek & es kelapa : 36.000
Tol sby – suramadu : 30.000 x 2 = 60.000
Parkir di bebek sinjay : 5.000
Parkir di pasar genteng : 5.000
Total : 106.000 : 8 = 13.250 / org

 

Jadi …

Total Biaya Share Cost hari ke-1 sampai ke- 5 = Rp 841.750,-
Total Share Kebahagiaan = Tak terhingga dan tak terlupakan!

 

cindiltravel jawa timur_banyuwangi_63

 

Hai Kelas Bunga Matahari…
Terima kasih telah menemaniku mengawali hari di tahun 2016 dengan kebahagiaan dan harapan baru!

 

Note : Foto-foto dari kamera semua anak Kelas Bunga Matahari.

0 thoughts on “Karyawisata ke Jawa Timur dengan Kelas Bunga Matahari!

  1. Kerreeeeennnñn…. lanjutkan terus crita-crita travellingnya… spy kita bs ikut menikmati keindahan Indonesia bersama cerita mu..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *