Akhirnya Beli Alat Snorkeling!

Setelah beberapa kali berlibur dengan agenda snorkeling dan sudah memiliki 1 snorkel, akhirnya aku memutuskan untuk membeli 1 set alat snorkeling (masker, snorkel, fin) dan tas khusus.

Langkah pertama adalah mencoba browsing toko yang menjual alat snorkeling di Jakarta. Hasil pencarian menemukan 2 toko yang cukup sering direkomendasikan yaitu :

1. Lautan Mas > www.lautanmas.com

    Jalan Toko Tiga No. 24 – Jakarta Barat 11230

    Telp: 021-690-1333,   Daerah Glodok-Kota, Seberang Hotel Chitra

    Jam kerja : Senin-Sabtu : 08.00 – 17.00

    Menjual merek : Mares (Italy), Dacor, Amscud

2. AlatSelam.Com -> www.alatselam.com

    Mangga 2 Square Ruko Blok E No.31, Jakarta Utara 14420

    Telp: 021.6231.3240/021.7122.5000. Hotline: 0815.645.7080

    Jam Kerja: Senin-Jumat (09.00-18.00), Sabtu (09.00-16.00)

    Hari    Minggu dan Hari Libur Tutup

    Menjual merek : Cressi (Italy), Amscud

Setelah melihat website 2 toko yang direkomendasikan, ternyata banyak sekali jenis peralatan yang dijual. Malah mulai bingung mau beli merek dan jenis yang mau dibeli.

Berhubung ga punya pelajaran snorkeling / diving akhirnya browsing cara memilih alat snorkeling yang cocok buat aku. Salah satu web yang bagus buat belajar tentang alat selam yaitu www.scubadivingsurabaya.com, di web ini kita bisa belajar panduan membeli masker, snorkel dan fin.

Setelah baca dan paham mengenai alat selam, kurang lebih aku tau apa yang mau aku beli. Sabtu pagi aku memutuskan untuk pergi untuk membeli alat selam dengan tujuan pertama ke Lautan Mas daerah Kota, rencananya jika pada kunjungan pertama tidak menemukan apa yang dicari baru menuju ke Alatselam.com di Mangga Dua Square.

Peta Lautan Mas

Peta Lautan Mas

Jalan menuju Lautan Mas cukup mudah. Kalau dari arah Gajah Mada di bawah jembatan Glodok belok kiri, jalan terus sampai ketemu gang ke kiri jalan satu arah. Lihat di kiri jalan ada Hotel Chitra langsung belok kanan untuk putar balik karena toko Lautan Mas ada di seberang Hotel Chitra. Sebaiknya saat kesini gunakan motor atau kendaraan umum, karena macet dan susah parkir.

Lantai 1 - Area Alat Pancing

Lantai 1 – Area Alat Pancing

Saat masuk toko sempat bingung karena di lantai 1 semuanya alat pancing, untung pelayan toko memberitahu bahwa untuk alat selam ada di lantai 2.

Paket Alat Snorkeling - Mares

Paket Alat Snorkeling – Mares

Begitu naik langsung cari alat yang aku pengen. Mulai dari paket yang ditawarkan oleh merek Amscud dan Mares dari harga 490ribu sampai harga 3juta. Aku sempet keliling membandingkan barang-barang dengan harga paket dan barang yang dijual satuan. Ternyata seluruh produk sedang diskon  dari 20% – 60%. Aku langsung berhitung cari barang dengan harga yang bagus.

Kamera & Casing Khusus Underwater

Kamera & Casing Khusus Underwater

Area Display Masker - Alat Selam

Area Display Masker – Alat Selam

Barang yang pertama aku cari yaitu masker. Berhubung mata aku minus jadi aku minta rekomendasi dari pelayan toko masker yang bisa diganti dengan lensa minus dan ternyata harga masker merek Mares 1,2juta sedangkan Amscud 500ribu. Untuk lensanya beli satuan merek Mares sekitar 700ribu inden 3 bulan ke Italy, sedangkan Amscud seharga 500ribu.  Saat ingin membeli masker pilihlah masker yang terbuat dari silikon yang lunak yanng mengikuti bentuk wajah. Tekhnik menguji apakah masker yang kita gunakan sesuai dengan bentuk wajah yaitu dengan cara menempelkan masker ke muka tanpa memasang tali strap, tahan nafas dan mencoba menunduk, melihat ke atas, menengok kiri dan kanan, dan berjalan. Jika selama tes tersebut masker tidak jatuh maka masker tersebut cocok untuk wajah kita.

Mask Mares X VU Liquidskin - Masker

Mask Mares X VU Liquidskin – Masker

Aku mencoba merek Mares tipe Mask Mares X VU Liquidskin dengan harga 1,2juta, X-Vision Liquid Skin dengan harga 1,150jt dan Set Mares Marea (lengkap snorkle) harga 570ribu dan hasilnya harga tidak menipu, yang paling cocok dengan muka dan nyaman saat digunakan yang harganya 1,2juta.

Alat Snorkel dan Masker

Alat Snorkel dan Masker

Kemudian aku mencoba untuk membeli snorkel. Snorkel yang dijual bervariasi dari Classic Snorkel, Flexible Purge, Semi Dry Snorkel hingga Dry Snorkel.

  • Classic snorkel tidak memiliki komponen dry valve sehingga  tabung snorkel dengan mudah terisi banyak air.
  • Flexible Purge yaitu snorkel yang memiliki tabung fleksibel yang terbuat dari silikon. Kadangkala snorkel ini juga memiliki katup pembersihan/purge valve. Manfaat dari Flex Tube adalah memudahkan kita untuk mengarahkan mouth piece ke mulut kita. Manfaat dari purge valve adalah untuk memudahkan kita membersihkan air yang masuk pada tabung snorkel.  Sebelumnya aku sudah punya snorkel jenis ini.
  • Semi dry snorkel memiliki katub penahan air (splash protector) yang sederhana di bagian atas, dan biasanya juga memiliki purge valve serta flex tube. Manfaat dari splash protector adalah untuk mencegah air masuk ke tabung snorkel secara berlebihan. Snorkel jenis ini mampu mencegah masuknya air ketika kita berenang di permukaan air. Namun splash protector tidak akan mampu menahan masuknya air akibat arus atau gelombang air yang keras maupun tekanan air ketika kita diving.
 Snorkel Mares Ergo Dry

Snorkel Mares Ergo Dry

Splash Protector Dry Snorkel

Splash Protector Dry Snorkel

  • Dry snorkel adalah jenis snorkel yang memiliki desain splash protector yang mampu mencegah masuknya air ke dalam tabung snorkel. Ketika ujung atas snorkel dalam kondisi terendam air maka splash protector secara otomatis akan menutup tabung. Hal ini memastikan tidak ada udara yang masuk dan juga tidak ada air yang masuk juga. Dalam kondisi seperti itu jika anda mencoba menghirup udara melalui mout piece, maka akan terasa seolah-olah tabung snorkel anda sedang tersumbat sesuatu. Snorkel jenis ini sangat disukai oleh para penggemar spearfishing, free-diving dan skindiving untuk pengambilan foto di kedalaman yang tidak lebih dari 5 meter.

Keterangan diambil dari ::http://www.scubadivingsurabaya.com/2011/11/snorkel-diving.html

Berhubung aku sering narsis di dalam air (padahal ga bisa berenang) jadi aku memilih membeli Dry snorkel merek Snorkel Mares Ergo Dry seharga 470ribu.

Selanjutnya aku memilih Fin untuk membantu gerak ketika didalam air. Berhubung aku sama sekali ga bisa berenang, jadi fin sangat membantu aku dalam berenang setelah life jacket 🙂

Teknik pemilihan fin yaitu berdasarkan jenisnya fin dibagi menjadi dua yaitu fin closed foot (fin full foot/FF) dan fin open foot (fin openheel/OH). Karena aku tidak berminat untuk membeli booties jadi aku memilih jenis FF.

Kiri Fin bentuk Paddle - Kanan Fin bentuk Split

Kiri Fin bentuk Paddle – Kanan Fin bentuk Split

Bentuk Fin terbagi atas dua yaitu paddle (dayung) atau split (terpisah). Bagi pemula disarankan untuk memilih model paddle karena memiliki tenaga dorong yang besar sehingga sedikit kayuhan akan menggerakan tubuh lebih cepat. Sedangkan bagi yang jago berenang dapat memilih split fin. Penggunaan split fin dengan benar lebih menghemat tenaga dan dapat menyebabkan berenang maju lebih cepat daripada paddle fin. Selain itu, pilih sirip fin yang lebar dan kaku, semakin lebar akan semakin baik digunakan di laut sedangkan semakin kaku akan semakin memberikan tenaga dorong yang besar. Yang terakhir pilih fin yang sesuai dengan ukuran sepatu tidak terlalu sempit tapi juga tidak terlalu lebar.

Aku mencoba beberapa fin merek Mares dan Amscud. Aku memperhatikan berat dan kenyamanan saat dipakai. Sebenarnya aku memilih Fin Mares Explorer dengan jenis paddle seharga 460ribu, tetapi karena ukuran 38-39 tidak ada aku berpikir untuk membeli 1 nomor dibawah. Pelayan toko sempat memberitahu jika terlalu sempit akan menyebabkan kram. Jadi saya memilih Fin Mares Fluida jenis split seharga 490ribu.

Mask Strap Merek Amscud

Mask Strap Merek Amscud

Tas Snorkeling Merek Amscud

Tas Snorkeling Merek Amscud

Setelah selesai membeli masker, snorkel dan fin, aku berniat membeli tas. Sayang tas merek Mares tidak tersedia jadi aku membeli tas snorkel dari Amscud seharga 185ribu dan Mask Strap untuk snorkel merek Amscud seharga 25ribu.

Set Alat Snorkle-ku Merek Mares

Set Alat Snorkle-ku Merek Mares

Kalau di total seluruh belanjaanku hari ini 2,370jt tapi berhubung dapet diskon 40% jadi aku membayar 1,432jt. Harga yang cukup lumayan buat hobby. Tapi membayangkan menikmati liburan snorkeling di laut dengan alat sendiri merupakan kepuasan daripada harus berebut peralatan. Ga sabar untuk segera mencoba alat-alat baruku ini 🙂

80 thoughts on “Akhirnya Beli Alat Snorkeling!

  1. saya newbie, jg lagi cari2 alat snorkling. saya agak bingung awalnya dgn istilah semi-dry dan super-dry. kalo jenis snorkle super-dry itu gimana yah?
    rencana mau nitip temen beli scr posisi di sulawesi. emang harus dicoba ya kalo mau beli masker dan fin?

    nice info anyway 😀

    • Hi Krishnoy, salam kenal 🙂

      Beli alat snorkeling tergantung kebutuhan dan cocok2an.
      Kalau oleh kasih saran, akan lebih baik klo kamu pernah mencoba beberapa kali alat snorkeling (bisa pakai dari jasa peminjaman alat snorkeling) jadi bisa tahu kebutuhan dan tingkat kenyamanan yang diinginkan dari berbagai macam merek.

      Perbedaan antara snorkle semi dry dengan super dry sudah dijelaskan di atas. Tp klo menurut aku klo kamu suka nyelem ke dalam dan butuh nafas lebih lama, lebih baik pilih super dry karena ketika kita menyelam ke tempat yang lebih dalam, air tidak bisa masuk ke dalam karena tertutup oleh klep.

      Untuk fin dan masker, karena aku tipikal harus lihat barang, jadi aku ingin datang dan memastikan semuanya sesuai dengan yang aku inginkan. Saran aku, ada baiknya untuk mencoba sebelum membeli.
      Tapi kalau tidak bisa, ya perkirakan saja ukuran sepatu dan kira2 merek apa yang jadi rekomendasi orang banyak. Dan untuk beli di jakarta, ke dua toko yang aku tulis juga menerima pesanan on line kok. Sewaktu aku ke sana, di toko ini sedang packing untuk order-an luar kota.

      Semoga membantu yaaa:)

  2. kenapa bisa diskon 40% mbak? masalahnya sy belum punya apa2. mata minus juga. cuma pegawai honorer. kalo bayar 2,3 juta lumayan berat di kocek. makasih infonya

    • Hi Agung… Salam kenal

      Waktu saya ke toko alat snorkeling ga sengaja pas lagi diskon besar2an jadi cukup beruntung. Tapi kata orang tokonya setiap tahun pasti ada diskon besar, tapi memang ga tentu waktunya.

      Klo boleh share, banyak kok temen-temen saya yang suka snorkeling tapi ga punya alat.
      Walaupun ga punya alat, mereka tetep bisa snorkeling pakai alat yang disewakan oleh provider/ agen paket. Kalau pun mau beli, sebenernya di Lautan Mas juga menjual alat2 snorkeling yang sesuai di kantong. Bahkan saya lihat harga paket snorkel dan masker cuma 90ribu. Tapi ada “harga” pasti ada “rupa”. Kalau memang mau beli dengan kualitas sesuai keinginan, saya dulu menabung dari beli alat yang standart sampai akhirnya bisa beli yang agak mahal.

      Kalau mata minus, saya juga minus 5 dan silinder. Sampai sekarang sih masih bisa menikmati keindahan di kedalaman laut tanpa menggunakan lensa minus pada masker mungkin karena cahaya didalam laut berbeda dengan di alam terbuka. Udah pernah coba kacamata renang minus tapi rasanya malah aneh.

      Jadi walaupun ga punya alat atau mata minus, ga akan bisa nahan keinginan saya untuk tetep bermain di laut *bahkan saya ga bisa berenang loh :p

  3. makasih infonya mba. kayanya saya beli ntar pas cuti ke jakarta aja jd biar bisa coba2 langsung di tokonya hehe

    bener apa yg dikatakan mas agung. kebetulan saya juga minus, emang mahal sih utk lensa minus masker. jd untuk ngakalinnya sementara saya belum sempat beli masker+snorkel+fin yg “beneran”, sy pake swimming google yg lensa minus (cukup murah 180rb sdh termasuk ongkir ke sulawesi tengah) dan snorkel biasa + nose clip. krn utk bernafas dr mulut di dalam air, sy sulit klo hidung tdk tertutup. udah deh bisa lama di dlm air foto2 coral,ikan dll 😀

    • Betul banget Krishnoy. Banyak cara kok agar kita tetep bisa menikmati keindahan laut dan kedalamannya tanpa perlu biaya besar. Apalagi buat orang jago renang *ngiri deeeh.
      Tips sebelum membeli ada baiknya membekali diri dengan merek dan spesifikasi gear yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan karena pilihan yang cukup banyak jadi akan mempermudah mensortir saat akan membeli. Klo memang tidak terburu2 bisa beli saat acara tahunan Deep & Extreem yg diadakan di jakarta (tahun ini diadakan bulan April), disitu ada pameran semua merek gear snorkeling dan diving dari harga murah sampai yang mahal. Bahkan saya sempet naksir sama snorkel dan masker yang bisa dilipet2 sampe kecil.

      Jadi buat Mas Agung, ga perlu khawatir kok… Yang penting kita nyaman dengan apa yang kita pakai. Buktinya Krishnoy bisa tetep eksis walaupun mata minus *tosss

      Modal nekat itu motto saya, asal tetap perhatikan keselamatan yaa

      Oh ya, Krishnoy boleh share doong foto-foto underwaternya… *makin bikin mupeng liburan*

      • hoo setiap april ya mba. sy baru tahu.

        boleh aja, monggo mampir di blog saya hehe. secara sy lg tugas di sulawesi tengah, jd spot-spotnya yaa yg ada di sekitar sulawesi tengah.

        betul. asalkan ada usaha pasti ada jalan. bahkan di sini saya sering menjumpai penduduk asli yg membuat sendiri swimming google mereka dari bahan kayu. bener2 handmade dan dipake pun ga bocorr. bahkan beberapa suku asli sulawesi seperti suku Bajo, untuk menyelam mereka menggunakan peralatan seadanya. cukup dengan selang dan kompresor. mereka bisa lama di dalam air. Konon suku Bajo terkenal akan keahliannya bisa tahan nafas lebih lama dari manusia pada umumnya. Amazing

        • Krishnoy, panggil aku Denise aja 🙂

          Iya aku udah mampir ke blognya. Seru ya disana… Masih alami bgt *ngiri*
          Klo aku kerja disana yang ada bakalan sering kabur ke laut :p

          oh ya untuk event yang bulan april bisa cek di http://www.deepandextremeindonesia.com.
          Semoga tahun depan bisa kesana ya, bisa hunting barang-barang bagus.
          Aku aja bingung waktu dateng kesana barang-barangnya keren2 semua, apalagi dry bagnya.

          Kalau penduduk asli yang tinggal di Laut aku percaya emang kuat-kuat nyelem tanpa alat snorkeling lagi. Pengalaman aku ke Lombok juga ngeliat penduduk lokal yang sewain perahu berenang memang ga pakai alat snorkeling. Pernah waktu aku males berenang *emang ga bisa* pas snorkeling keliling Pink Beach akhirnya aku ditarik pake perahu motor. Hahaha…
          Dan si mas-mas yang bawa perahu mah ketawa aja liat aku ditarik perahu….
          Lumayan 2 jam snorkeling ga pake capek :p

  4. thanks banget balasanya mbak, saya dari jogja, PTT di anambas, kepulauan riau, baru 2 minggu disini, rencana 1 tahun. disini terlalu banyak spot buat snorkeling. kl berminat, boleh main sini mbak. serius.

    • Hai Agung… Panggil aku Denise aja ya 🙂

      Wah aku juga pernah 7 tahun tinggal di Yogya, ternyata kampung kita samaaaa *toss dulu dong*

      Browsing tentang Anambas ternyata salah satu pulau tropis paling indah di Asia th 2012 versi CNN *kereeen
      Percaya kok klo banyak spot buat snorkeling disana dan pastinya bagus dan masih alami karena sulitnya akses jadi belom banyak orang yang wisata ke sana.

      Beruntung Agung bisa kerja disana, itung-itung sekalian liburan gratis.
      Semoga sukses ya disanaaa 🙂

      Kasih tau ya foto-foto dan lokasi oke disana. Siapa tau ada malaikat denger jadi aku bisa kesana.
      Nanti klo aku kesana mampir yaaa… Amin *doa yang kenceng*

  5. Artikel nya menarik, jadi pengen ikutan sharing soal snorkeling dengan mata minus dengan extra silinder, Kebetulan aku juga mengalami hal yang sama, mau beli google dengan lensa minus harganya lumayan, mau pake softlens suka ngeri kalau mask cleaning akhirnya sekarang klu snorkeling pake kacamata renang minus, nah tips nya pakai nya jangan sama dengan minus kita, turunkan 2 atau 1, makin jelas liat2nya plus moto2

      • mba denise. kemarin bulan sept pas saya cuti ke jakarta akhirnya kesampean mampir di alat selam.com di mangga dua. saya beli paket yag pake boots dan openheel fin. tambah sarung tangan. enak euy, jd gak cape berenang kalo pas arus lagi kenceng.. trus akhirnya saya beli hgoogle yang biasa aja sesuai paketan (bukan yang minus). walaupun saya -4 dan -3.5 masih bisa lihat lumayan jelas kok klo di dlm air. dan satu lagi yang sayangnya kemarin saya lupa beli: Anti Fog. ternyata itu penting banget biar google/kamera kita gak cepet ngembun (selama ini saya masih minjem punya temen hehe)

        • Wah ikut seneng deh kalo mas kris udah bisa beli alat selam sesuai dengan kebutuhan jadi makin sering ga ada alasan lagi buat ga nyelem :). Klo cairan anti fog smp sekarang aku cukup bawa sabun bayi loh, murah dan gampang dicari. Klo kamera aku lg mau cari casing anti air yang lumayan bagus. Ada info? Oh ya, akhir tahun aku ke derawan loh. Lanjut petualangan nyelem sama ubur2 dan manta. Semoga sih cuacanya bagus

          • oya? sabun bayi? apa baby oil? ntr dicoba deh..

            wah saya kurang paham mba kalo casing anti air secara saya belum minat beli jadi belum cari-cari info.. kalo temen saya org2 jepang yang pada pake sih belinya di jepang sono, harganya bisa 3-4 jeti.. klo saya sih mending beli underwater camera satu lagi mba daripada casing, harganya beda2 tipis sih klo di indonesia hehe.. tapi emang kalo udah pake iphone ato camera yang canggih mending skalian beliin casing mbak biar bisa berfungsi maksimal tuh gadget..

            wah mantabs deh ke Derawan. tapi kok desember ya mbak? bukannya biasanya akhir tahun itu cuacanya relatip kurang bersahabat…

          • Pakai sabun bayi soalnya biar ga perih di mata waktu abis cuci google kan lsg dipake nyelem.

            iya klo casing asli kan mahal sekitar 350 dollar. Klo beli camera underwater merk apa? Katanya umurnya biasanya 1th karena cenderung suka bocor. Bener ga?

            iya ke derawan akhir tahun mudah2an sih cuaca bagus kan angin baratnya ada di pulau jawa. Jadi indonesia bagian timur masih bagus anginnya.

      • Ooh pantesan mata saya sering perih mungkin bilasnya kurang bersih abis disemprot antifog.. iya sih beberapa temen saya juga gitu kuyrang lebih 1 th bocor-bocor dikit bahkan ada yg banyak. tapi tergantung harga mba. kalo belinya camera underwater yang harga 1.5 jt bawah yaa gitu. tapi kalo dia tas 2 juta dijamin awwet wet hehe… mernya banyak. kalo punya saya sih Nikon Coolpix S30. Temen saya ada juga Olympus, Lumix. tapi yang paling sering yaa nikon. kalo mau bagus yaa yang mahal sekalian mba yang emang buat nyelem 15 meter waterresist and shockproof..

        okee nice tips. ntar saya coba pake sabun bayi

        • Sabun bayi sebagai pembersih google saat berembun sih itu yang aku dapet waktu snorkeling di katimun jawa. Tapi beberapa orang pakai air liur / ludah sendiri. Hahaha. Rada geli sih…

          tapi skr udah beli alat snorkeling udah tau dong cara bersihinnya setelah digunakan?

          Makasih ya buat info kameranya. Aku coba nyari casing / housing yang murah dulu deh sambil nabung beli kamera underwater. Soalnya tahun depan plan ke indonesia timur *doa yang kenceeeng*

    • Salam kenal Kak.. 🙂
      Kak harus nurunin berpa kalo minusku 3-4? Bagaimana cara nge-cek kecocokan kacamata renang minus spy saat di laut bisa jelas? Terimakasih

  6. mbaa….mau tanya donkk.., kebetulan januari ini saya ada rencana ke bali dan mau coba untuk snorkling dan diving, tapi saya takut bgt mba krna saya ga bisa berenang sama sekali, apa bener2 bisa dan aman mba kalo diving?? soalnya suami pengenya diving sedangkan saya karna takut jadi lebih milih utk sea walker yg mnrut saya lbh aman walaupun ga bisa berenang.. oya mata saya jg minus 6, kalo pake kacamata renang minus terus pake masker lg ttp bisa ya mba?? mohon jawabannya ya mba.., kalo boleh jwbannya kirim ke email saya ( ss.dewi.cw@gmail.com )..hehe udh mnta tolong bnyak maunya 😀 maapkan ya.., thanks mba blognya bagus.. 🙂

    • Hai Dewi (bener kan manggilnya?) Salam kenal ya…
      Ga usah manggil mba… aku masih imut kok ;p
      Oke… aku coba bantu jawab satu-satu. Walaupun aku bukan yang ahli buat jawab tapi anggap aja share dari temen ya 🙂

      Tanya : kalo ga bisa berenang boleh snorkeling?
      Jawab : selama snorkeling menggunakan life jacket sebagai pengaman tanpa bisa berenang masih aman kok. Bukti nya aku ga bisa berenang tapi udah berkali2 snorkeling. Yang penting tetep ikutin kata2 guide kalau harus menghindari palung / arus kencang.

      Tanya : kalo ga bisa berenang bisa diving?
      Jawab : aku ga pernah diving jadi sebenernya ga bisa jawab. Tapi aku pernah baca di forum selam, berenang adalah skill yang wajib dimiliki orang yang ingin diving. Diving harus memiliki lisensi resmi dimana salah satu ujian wajib berenang sekian meter (aku lupa jaraknya) baru bisa mengikuti kursus diving. Logikanya memang jika terjadi hal seperti ada arus saat diving jika kita bisa berenang kita lebih mudah menghadapi arus tsb. Sebaliknya jika kita tidak bisa berenang mungkin akan panik tanpa ada pengaman seperti life jacket dan sangat membahayakan nyawa kita sendiri. Tapi aku denger katanya di Bali banyak diving yang ditawarkan adalah tanpa bisa berenang pun pasti bisa. Mungkin saat diving kita dituntun oleh guide. Soalnya waktu aku di karimun jawa aku sempet ngerasain ditarik guide ke bawah laut sekitar 5 meter tanpa life jacket kemudian dilepas. Tapi aku langsung naik ke permukaan dan ditarik lagi untuk pakai life jacket. Semacam ngerasain free diving lah katanya. Karena aku percaya bahwa semua bakalan aman oleh guide maka aku berani. Mudah2an yang diving di bali juga gitu ya.

      Tanya : seawalker gimana?
      Jawab : aku belom coba. Tapi kata temen saat sea walker kita akan dikasih helm seperti astronot agar kepala tidak kemasukan air saat jalan di laut. Kemudian diturunkan menggunakan tangga, nah klo diturunkan dengan kecepatan terlalu tinggi akan membuat gravitasi yang mempengaruhi tekanan darah ke otak sehingga membuat pusing dan kuping berdengung. Ada baiknya sebelum sea walker mencoba adaptasi di laut dengan berenang / snorkeling.

      Tanya : mata minus 6 kalau pakai kacamata renang didouble dengan masker bisa?
      Jawab : tentu ga bisa karena pasti ga muat 🙂 jadi saran aku klo ga bisa berenang tapi tetep mau coba snorkeling ya tetep pake google saja. Aku minus 5 tapi klo snorkeling tidak pakai kacamata / softlens / google dengan kaca minus. Dan untungnya masih bisa lihat kok.

      Kalau masukan aku, coba dulu sea walker / snorkeling dengan life jacket karena coba 2 itu ga harus bisa berenang dulu. Klo jalan-jalan ke Bali ga main air tuh rasanya ada yang kurang… Apalagi suami udah pengen nyoba. Masih ada waktu 3 bulan untuk coba belajar berenang / perkenalan air di kolam renang kan? Dan berani nyoba dan nekat (tapi tetep harus selamat ya) itu yang bakalan bikin kita nyoba hal baru kan buat Dewi.
      Semoga jawaban aku bisa membantu pertanyaan2 yaaa… kalau ada yang pengen ditanyain masih bisa kok tanya lagi…

      Makasih juga ya udah baca blog aku :
      Nanti di share juga ya klo udah ngerasain sea walker / snorkeling pertamanya Dewi.

      Yang penting liburan adalah seneng2 jangan jadi takut sama liburannya ya…
      Happy holiday!

      • weeew mantebs emang explanationnya mba denise. expert memang soal air-air an hehehe…

        to mba sari: emang mba, saya juga minus 4 masih bisa lihat lumayan jelas kok kalo di dalem air.. mungkin karena indeks bias medium nya beda kali antara udara, air tawar, dan air laut sehingga somehow lebih jelas lihat di air laut ketimbang di air tawar. wah saya baru denger ada seawalker

        mba denise: free diver itu kita bayar berapa yah? trus kita masing2 diiket pake tali ke guide nya begitu? harus dicoba nih.. kalo scuba diver itu yang gimana yah? pernah coba?

        • Thank you kris udah bantuin jawab. aku ga jago kok cuma banyak baca dan belajar 🙂

          Dewi: tuh udah ada yang bantuin jawab semoga ga bingung lagi yaaa

          Waah aku malah makin dalem nih ditanya tentang diving sama kris, padahal diving aja belom pernah. Pasti bingung ya kok ga bisa renang bisa tau ttg diving. Jujur aku belom pernah coba diving karena sadar ga bisa renang. Kenapa aku ga mau belajar renang? Udah coba tetep aja ga bisa. Trs kenapa tau tentang snorkeling dan diving? Awalnya suka nonton film tentang hiu, laut, jalan2. Nyoba snorkeling ternyata ketagihan. Jadi mulai baca2 tentang snorkeling dsb.

          Pertanyaan kris coba aku jawab setau aku dari baca2 ya.

          Scuba adalah kependekan dari Self Contained Underwater Breathing Apparatus yang berarti menyelam dengan peralatan oksigen yang membantu kita berada lama di dalam air. Alat yang dibutuhkan dalam scuba diving yaitu baju selam, sepatu katak, masker kacamata, jaket penyangga oksigen, tabung oksigen, regulator, dan pemberat badan yang disesuaikan dengan ukuran tubuh kita. Sama halnya saat memilih alat untuk snorkeling. Scuba diving aku belum coba karena harus bisa renang dan aku pasti gagal :p scuba diving itu ya kayak penyelam ysng kita lihat di dasar laut. Dan utk ngerasain diving di dalam laut harganya cukup mahal karena harus sewa alat dan guide. Kalau nyoba di aquarium ikan besar di ancol sekitar 400rb/jam.

          Sedangkan free dive adalah menyelam tanpa tabung oksigen hanya menggunakan masker, wet suit, dan fin. Jauh sebelum dikenal dengan sebutan free dive, pelaut kita yg berada dipelosok negeri pasti jago free dive. Kunci pada free dive adalah kuat tahan nafas di dalam air. Untuk bisa nafas panjang sebaiknya rajin olahraga agar pembuluh darah lancar dan oksigen mudah menyebar ke seluruh tubuh.

          Untungnya aku termasuk yang kuat tahan nafas di dalam air makanya waktu itu bisa ngerasain free dive walaupun ga bisa berenang. Awalnya aku snorkeling di karimun jawa, guide nya nanya aku mau foto di dalam laut ga? Aku jawab emang bisa karena aku ga bisa berenang? Dia bilang bisa. Aku percaya dan setuju untuk ditarik sama guidenya sampai kedalaman sekitar 3 meter dan aku bisa tahan cukup lama di bawah. Saat aku ngerasa oksigen mau abis aku langsung naik ke atas dan guide yang lain stand by utk nangkep aku. Saat naik aku ga perlu dituntun karena otomatis naik sendiri. Akhirnya aku malah ketagihan sampai kedalaman 5 meter dan ditinggal di bawah sendiri. Coba cek video camera go pro untuk dive yang 2 orang free dive bareng saling pegangan tangan. Kurang lebih seperti itu tanpa ada alat hanya modal berenang. Dan untuk nyoba free dive ini aku ga perlu bayar karena paket dari snorkeling.

          Free dive itu termasuk olah raga ekstrim karena bahaya kalu tidak dilakukan okeh orang yang tidak terlatih karena memiliki resiko. Resiko umum itu ada tiga, yakni lost motor control, hypoxia, juga black out.

          Lost motor control terjadi ketika kita memaksakan diri untuk menyelam kemudian kehilangan kontrol motorik ketika perjalanan naik ke permukaan. Tubuh tak mampu bergerak, dan tak bisa membuka snorkel.

          Hypoxia adalah kekurangan oksigen yang bisa membuat panik jika tidak tahu cara mengatasinya. Kita harus tetap tenang ketika berenang mencapai permukaan. Ini kayak diliat di adegan film pada orang2 yang kecemplung di laut terus panik.

          Black out, bisa terjadi kalau sudah mengalami hypoxia terlalu lama dan mengalami lost motor control sehingga air akan masuk lewat snorkel alias swallow black out.

          Untuk bisa melakukan free dive wajib berlatih dimulai dari belajar berenang sepanjang 50 meter tanpa henti (berasa jadi atlet), tahan nafas di dalam air, latihan menyelam bertahap mulai dari kedalaman 3 meter, 5 meter, 10 meter dan seterusnya. Jangan melakukan free dive langsung ke titik paling dalam karena akan membuat tubuh kaget.

          Semakin dalam menyelam semakin kencang tekanan, setelah tubuh beradaptasi dengan tekanan maka coba mengatur oksigen yang tersisa. Jangan panik adalah kunci melakukan free dive. Jika panik maka persediaan oksigen akan cepat berkurang.

          Untuk belajar free dive atau diving di jakarta sudah banyak yang menyediakan dengan harga mulai 50rb/jam. Paling banyak sih setau aku di kolam renang senayan karena panjang kolam renangnya memenuhi standar.

          Semoga penjelasan yang semakin panjang ini berguna yaaa. Asal jangan bosen dengerin cerita aku aja.

  7. Seru!! Soalnya juga lagi cari alat snorkling. Masih ada diskon g yaaaa? Juga pengen diving tapi g bisa berenang 🙁 . Akhir tahun planing ke derawan. Barengan yuuuk…:D

    • Klo sekarang lagi diskon atau ga aku kurang tau. Soalnya udah ga pernah ke sana lg. Bisa bahaya klo ke sana terus alias kantong bolong :p Yunita harus dtg langsung sih biar bisa liat barang. Pengen diving tp mau belajar berenang masih bisa kok. Coba cek di kolam renang senayan yang biasa kasih kursus diving.
      planning ke derawan juga? Yuk. Tapi aku kayaknya lagi cari travel sih secara akhir tahun klo nyari sendiri susah dapet bisa2 tidur di tenda :p

  8. Mba deniseeeee…..aq juga ga bisa berenang tapi suka nyemplung ke laut atau yang berbau2 air,asal ada fin semua mendadak bisa berenang,seruu,makasi info nya ya mba,aq pengen nyari 1 set alat snorkling krn selalu di tempat penyewaan ga ada ukuran kaki 35-36….:p

    • Iyaaaaaaa…… *jawab laila ikutan jadi panjang.
      Wah seneng denger pengalaman laila mendadak bisa berenang dibantu fin padahal ga bisa berenang. Temen aku juga punya pengalaman yang sama. Tapi tetep waspada ya, jangan sampe kecapean smp kram apalagi kehabisan nafas. Harus didampingin sama yang bisa ahli dan ga panikan klo berenang.

  9. mbak denise, nyasar di blogmu nih waktu cari2 info soal snorkling gear.
    Samaaakkk aku juga ga bisa berenang tapi suka banget main air, itu gimana ceritanya ditarik waktu ke karjaw, tiba2 bisa ngambang ato gimana?
    aku pengen banget bisa free diving.
    Lebih enak punya snorkling gear sendiri yak kalo sering main gitu,sama ama laila nih kaki mini suka kegedean make fin yang disewa2in.
    Salam kenal ya mbak, terima kasih infonya

    • Hai Lailli…
      Salam kenal ya. Maaf baru sempet bales
      Waktu di karimun jawa kita memang dibantu sama guide buat diajak berenang ke bawah atau lebih tepatnya diinjek… Biar basan kita bisa turun. Tapi di atasnya udah ada guide lain yang jagain kalau terjadi apa2. Jadi ga takut

      Semenjak suka travelling destinasi laut (walaupun ga bisa berenang) akhirnya memutuskan beli alat sendiri dan bawa sendiri kemana2. Jadi ga perlu takut klo ga ada tempat sewa atau alat yang ga cocok.
      Banyak harganya alat snorkeling dijual paket ga terlalu mahal. Bisa jadi pilihan.

      Makasih ya udah mampir 🙂

  10. Hi Denise,
    Salken.. Lagi cari2 bahan untuk upgrade snorkeling gear eh beruntung nyasar kesini 🙂
    Pernahkah make mask aqualung seri icon (http://www.aqualungsport.com/uk//images/products/als_mask_icon.jpg) atau brand lain dengan seri yang mirip2 gitu? Yang saya alami itu sering kebocoran jadi kurang nyaman makenya. Mungkin karena faktor “ada harga ada rupa” yak? 😀 Tahun 2012 sih dapet mask + snorkel di deepandextreme yang maharnya cuma 220 ribu.
    Dan sekarang lagi udah tertarik sama mask Amscud seri Neptune (http://www.alatselam.com/product_images/c/420/Mask_AmScud_Neptune_Black__87547_zoom.jpg). Pernah pake yang model begituan kah? Mohon review-nya yak 🙂 Ya walaupun (mungkin) belum pernah make yang model begituan dengan liat gambarnya aja mungkin udah bisa nerawang dan ngasih wejangan ke saya yang masih belum tau banyak tentang tips & trik memilih snorkeling gear.
    Kalau yang saya baca di atas sih emang paling pas kalau mau milih mask itu harus dicobain dulu. Tapi di Batam hanya ada beberapa toko yang ngejual alat2 selam dan harganya juga jauh banget sama di Jakarta versi online-nya.
    Thanks and happy holiday 🙂

    • Hi kiki…
      Salam kenal juga… sebenernya aku ga ahli loh dalam selam menyelam apalagi ga bisa renang 😂

      Jujur aku baru beli masker 1x dan mereknya mares. Aku prefer beli mares selain karena reviewnya lumayan dan kebetulan aku beli yg seri lumayan mahal waktu itu. Aku coba bandingin saat pakai dengan merek lain saat nyoba dan emang beda rasanya. Sebelum punya sendiri, aku pasti minjem dari paket snorkeling yang merek dan bentuknya bervariasi, ada yang lumayan cocok tapi seringnya ga cocok (suka kemasukan air atau berembun). Seinget aku versi aqualung itu agak mirip sama punya aku bentuknya sedangkan yang amscud neptune tanpa pembatas yang bikin pandangan ga terganggu. Klo aku pernah coba jenis kayak gitu, tapi mungkin ga cocok buat aku ya… lebih suka mares yang akhirnya aku pilih.

      Semenjak pakai punya sendiri ga pernah masalah sampe sekarang.

      Tadi pagi begitu terima pesen ini lsg tanya temen2 di group ngetrip. Pernah ada yg beli amscud tapi kurang cocok jadi beli lagi merek mares.

      Tapi balik lagi bahwa saat pemilihan masker memang harus dicoba, bisa aja yang merek murah malah cocok sama kamu. Resiko kalau beli masker apalagi kalau harga mahal tapi ga cocok kan sayang. Mending beli yang pernah udah dicoba atau memang pas lagi ke Jakarta.

      Maaf yaaa… ga bisa bantu banyak. Semoga nanti bisa dapet yang bener2 cocok 😊😊😊

      • Haloo..
        mbak denise, aku jg rencana mau k derawan bulan oktober ini.. byk sekali travel agent yg nyedian jasa travel k derawan..
        boleh tau komentar mbak mengenai travel agent H.Memed?
        Barusan aku jg cek web nya h.memed tp ga nemu komentarnya deh..
        And anyway thank you very much for the goggles review..
        selama ini kl snorkeling suka rada jijay kl pake dr penyedia nya… pst lgsg aku lap2 dan gosok2 dulu biar bersih.. hehehe..
        terima kasihhhh…:)

        • Hai tika…

          Review agent H. Memed lumayan banget kok. Walaupun harganya masih banyak yg lebih murah tapi untuk fasilitas lumayan ok, apalagi tempat tinggalnya di atas laut dan mas memed selalu nemenin kita kemana aja. Enaknya lagi waktu kita di tarakan kita bisa minta tlg drivernya mas memed untuk nemenin kita keliling kota tarakan ya tinggal tambahin tips buat drivernya.

          Klo mau lebih bersih selalu bawa sabun bayi yang botol kecil jadi dicuci sebelum dipakai 😊

  11. Lagi cari2 info alat snorkling (krn kita sekeluarga rencana mau ke bunaken bulan depan), akhirnya ketemu blog ini.
    Hi Denise! Salam kenal ya.
    Aku sndiri sebenernya akan jarang banget pake, secara kalau mau liburan kan bener2 harus atur waktu yg pas antara aku-suami atau anakku. Tapi bener spt kamu bilang, kalau pake alat sendiri pasti kepuasannya berbeda ya.
    Rencana mau cari kacamata+snorkel nya aja, 1 buat sharing aku-suami, 1 lagi buat anakku (6,5thn). Ternyata kalau yg merk pro-semi pro harganya agak mehong juga ya bok haha. Btw itu 40% hanya occasionaly atau berlaku selalu? Disana jual buat anak2 juga ngga?
    Belom juga beli alatnya udah ga sabar buat snorkeling di bunaken & berbagi ceritanya jadinya haha

    • Hi mba Cicha…. salam kenal juga 😊😊😊

      Waktu aku beli memang ga sengaja pas lagi diskon 40%, jadi ga setiap saat diskon terus. Tapi bisa cek di website nya atau telpon dulu untuk cek2 harga.
      Di sana tersedia alat snorkeling untuk pemula sampe pro. Dari dewasa sampai anak kecil. Untuk anak kecil ada paket2 murahnya kok.

      Senengnyaaa bisa ke Bunaken…
      Semoga perjalanannya menyenangkan yaaa.

  12. salam kenal …saya dan istri senang juga renag ddan diving…..dah punya fin and amask.. cuma di jawa tengah kami belinya di lasona citraland mall semarang… kayaknya saran anda di jakarta lengkap… mungkin bisa kami coba… maksih lho infonya

    • Iya mas didik, beberapa provider penyewaan dinluar jawa banyak yang ambil di jakarta kok beli via online. Klo mau nyaman memang harus datang dan coba barangnya.

      Semoga bermanfaat ya 😊

  13. Hi salam kenal Denise….. Blog nya kereen, saya minggu lalu dari raja ampat …. Baru mulai diving disana, andai sebelum berangkat sudah baca blog ini, mungkin pengalaman yg dahsyat itu bisa lebih dahsyat lagi….. *abkdsk=anak baru kenal diving sepertinya ketagihan*…hehehe

    • Hi Hisyam… udah ke R4????
      Bikin mupeeeng… *nangis di pojokan

      TOP banget bisa pertama kali diving disana padahal katanya harus license dan jam terbang tinggi.

      Boleh dong dikirimin itinerary, contact dan biaya ke R4 ke email cindiltravel@gmail.com rencana mau ke sana juga.

      Thank you…

  14. ini kalo mau beli masker sama snorklingnya bisa ngak kak ? kirim luar kota apa bisa ? posisiku solo-bekonang kak . lebih lnjut lwat bm kak denisaa 5177ab4d

  15. salam kenal. mau tanya, itu jadinya inden lensa minus buat Mares X-VU ya? kapan itu saya tanya katanya Mares X-VU lagi kosong lensa minusnya. kalo inden harus DP berapa ya mbak? terima kasih

    • Hai Adi,

      Sebenernya kalau merek itu tergantung cocok atau tidaknya sama pengguna, karena setau saya setiap merek punya ukuran dan spesifikasi berbeda-beda. Ada orang yang cocok dengan produk mahal, tetapi ada juga orang yang cocok dengan produk harga murah karena semuanya tergantung ukuran dan bentuk tubuh kita masing-masing. Jadi kalau saya ditanya merek apa yang paling bagus itu semua relatif dari siapa yang pakai.

      Setau saya Amscud bukan merek Italy. Btw, walaupun merk aslinya dari negara kelahiran terkadang produksinya dari Asia seperti Vietnam dan Thailand. Bisa cek langsung dari data produksi yang ada dilabel.

  16. Salam kenal Kak.. 🙂 Kak tadi bilang “Kalau mata minus, saya juga minus 5 dan silinder. Sampai sekarang sih masih bisa menikmati keindahan di kedalaman laut tanpa menggunakan lensa minus pada masker mungkin karena cahaya didalam laut berbeda dengan di alam terbuka. Udah pernah coba kacamata renang minus tapi rasanya malah aneh.” Anehnya kyk gmn?
    Kak tolong kasih saran lg buat mata minus 3-4.. Terimakasih

    • Hai shinta… aku coba pakai kacamata renang kakakku yang minusnya hampir sama kayak aku. Nah rasanya tuh kayak lagi tes kacamata baru itu loh. Kadang objek terlalu terang dab malah bikin pusing. Klo kamu mau coba mending pinjem kacamata renang punya temen dulu cocok ga. Kan sayang klo beli mahal ga kepake.

  17. Wow info yg bermanfaat, jadi semakin ingin coba snorkling
    Di daerah tangerang BSD ada gak ya toko yang jual peralatan snorkle

  18. Wah.. pas mau beli perlengkapan snorkeling nemu blog ini. Sangat bermanfaat dan sarat informasi. Slam kenal ya mb Denise. Trims infonya.

    Kebetulan jg sy mau hunting alat selam di alatselam.com di mangga 2 square…
    klo menurut mb Denise, lbh enak mask yang single lens atau 2 lens? thx

    • Klo mata minus, prefer ambil yang double dan pastikan bisa diganti dengan kaca minus. Tapi kalau engga minus, bisa dicoba langsung dan dilihat kira-kira lebih nyaman yang mana. Yang penting sih kenyamanan. Selamat snorkeling ya ☺☺☺

  19. Wah beruntung bngt nemu blog ini. Hai denise aku mau tny, kalo tempat sewa alat snorkle rekomen kamu dimana ? Trims

  20. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *