Menikmati 3 Pulau kecil di Bali : Nusa Penida – Nusa Ceningan – Nusa Lembongan!

Nusa Penida, sebuah pulau kecil di tenggara Bali yang aku kenal pertama kali bukan karena sebagai destinasi tempat wisata tetapi pernah menjadi tujuanku sejak 4 tahun lalu. Waktu di tanya teman ke Nusa Penida mau ngapain? Aku cuma bisa jawab pengen ke sana aja, melunaskan keinginan yang tertunda tanpa perlu tau harus ngapain dan kemana. Tapi nyatanya, keindahan Nusa Penida mampu menyihir siapa saja yang ke sana. Termasuk aku!

Katanya sih eksplore Nusa Penida yang paling murah meriah adalah naik motor. Berhubung ga bisa bawa motor, jadilah aku mencari temen seperjalanan yang mau eksplore Nusa Penida dan bisa naik motor tentunya ^__^ Hasil pencarian teman seperjalanan dadakan ini mempertemukanku dengan seseorang yang seharusnya kutemui waktu perjalanan di Belitung, eh malah ketemu di Nusa Penida. Hanya berbekal rencana perjalanan dan biaya yang ga sepenuhnya matang, kita pun pergi ke Nusa Penida. Kita baru browsing spot-spot lokasi pasti di Nusa Penida setelah sampai di Bali 😀 😀 😀

Jumat, 7 Oktober 2016
21.50 – 00.40 : Flight Jakarta menuju Bali
00.40 – 01.30 : Perjalanan Bandara Ngurah Rai menuju penginapan di Sanur seharga ga sampe 50rb semalem! Travelmate aku ini beruntung banget bisa dapet promo Donna Homestay, kamarnya juga bersih dan luas.
01.00 – 02.00 : Bersih-bersih dan langsung tidur

Contact Penginapan
Donna Homestay
Jl. Danau Tamblingan No.164, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali
Phone : +62 361 287770 Continue reading

Bali : Pie Susu Dhian

Ke Bali tidak berkunjung ke Kuta kok rasanya ada yang kurang, kayak makan sayur tanpa garem, makan ikan asin ga berasa asin, kayak main air tapi ga basah *halah makin ngaco. Jadwal padat merayap selama di Bali, tinggal pun di Nusa Dua yang katanya suasana elit malah menyulitkan aku buat berkunjung ke Kuta. Belum lagi punya jadwal sendiri ke Ubud yang letaknya makin jauh dari kota.

Akhirnya dengan modal nekat, aku pergi malam hari dari Nusa Dua menyusuri jalanan Legian dan Kuta dengan seorang teman yang Continue reading

Bali : Jatuh Hati pada Ubud!

Ubud adalah sebuah tempat yang terkenal dikalangan para wisatawan mancanegara sebagai tempat peristirahatan di daerah kabupaten Gianyar, pulau Bali, Indonesia. Jika sebagian besar Bali identik dengan hamparan pantai untuk menghitamkan diri, maka di Ubud terkenal dengan pemandangan hijau persawahan dan hutan di antara jurang-jurang gunung nan mempesona serta galeri seni untuk menenangkan diri. Mulai dari film box office Eat, Pray and Love sampai sinetron lokal banyak yang mengambil scene di Ubud. Dari akhir tahun aku sudah berniat bersepeda keliling Ubud yang katanya sih memberikan nuansa romantis seperti di scene Liz yang bersepeda di antara persawahan.

Letak Ubud ternyata cukup jauh dari pusat keramaian di Kuta. Beruntung, aku yang buta jalanan Bali diantar teman yang baik hati mau mengantarkanku menuju Ubud untuk mencari penginapan. Menyusuri jalanan Seminyak selama 2 jam menuju Ubud yang sore itu habis hujan deras dan berkabut seperti memasuki dunia lain. Suasana Seminyak yang ramai hiruk pikuk pemadangan cafe kiri dan kanan dipenuhi para turis yang berkumpul bersorak bahagia berbanding terbalik dengan Ubud yang menyajikan pemandangan sawah berselang dengan sulur-sulur pohon besar dengan hawa dingin. Tapi entah kenapa, ketika memasuki area Ubud aku malah tersenyum bahagia seolah-olah Continue reading

Sensasi Naik Kapal Pesiar ke Nusa Lembongan

Biasanya jalan-jalan sendiri sama grup temen-temen kenalan baru atau sama keluarga, kali ini aku mau cerita pengalaman liburan acara kantor ke Nusa Lembongan, sebuah pulau kecil di tenggara Pulau Bali yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Sebenernya sih sama aja sama perjalanan lainnya, tapi yang ini spesial karena ke Nusa Lembongan pakai KAPAL PESIAR. Gaya kaaan…

cindiltravel bali_nusa lembongan 14

Kami yang menginap di Nusa Dua menuju ke pelabuhan Tanjung Continue reading

Karyawisata ke Jawa Timur dengan Kelas Bunga Matahari!

Seorang teman kuliah, Buyung mengajakku untuk pergi ngetrip bareng di liburan akhir tahun. Ya… aku sih mau-mau aja selama ada pasukan yang siap tempur. Seperti biasanya aku bertugas membuatkan itinerary dan perkiraan biaya selama perjalanan, Buyung yang mencari kuota. Ternyata 1 minggu dibuka melalui mouth to mouth terkumpulah 14 orang yang hampir tidak dikenal. Kami seperti rangkaian pertemanan Multi Level Marketing yang terhubung oleh aku dan Buyung.

Kami sepakat untuk bertemu sebelum melakukan perjalanan karena jujur aku cukup takut membawa pasukan yang rata-rata adalah wanita perkotaan (hanya ada 3 PRIA di kelompok kami). Jangan-jangan aku membawa pasukan ibu-ibu PKK *kepala sedikit pening. Ternyata dugaanku salah, setelah pertemuan aku jadi tau bagaimana dan apa saja yang harus dibawa untuk naik gunung *maklum disini sukanya main ke laut. Mulai dari alat masak, tenda sampai matras. Belum lagi akhirnya kita malah berencana membawa bekal makanan seperti rendang dari Jakarta! Kalau yang ini beneran macam IBU-IBU PKK.

Dan Perjalanan mengelilingi sebagian Jawa Timur pun dimulai.

12 orang yang hampir tidak saling kenal, hampir 5 hari bersama. Hasilnya? Kami membentuk Kelas Bunga Matahari sedang karyawisata pergantian tahun ajaran baru 2015 – 2016.
Continue reading