Yuk, Ganti Tas Plastik Berbayar dengan Tas Lipat Serbaguna!

Bagiku yang sering berkerja visit mall to mall (padahal sih pengennya visit pantai dan gunung -__- ), pulang kerja sukanya mampir ke supermarket sekedar untuk belanja kebutuhan rumah dan perut atau iseng-iseng liat barang promo buat analisa studi kasus (padahal sih teteeeep… cewek ga jauh-jauh dari promo ^__^ ). Seperti biasanya, selesai menuntaskan segala pekerjaan hari di suatu mall di pusat Jakarta, aku pun berjalan ke lantai bawah untuk membeli barang yang bisa dibeli 😀 Ketika masuk ke dalam supermarket, hanging mobile atau papan informasi dan promo yang digantung di atas menjuntai ke bawah dengan posisi eye level berisi promo harga tas serbaguna yang dapat dibeli dengan harga miring.

Hmmm.. akhir-akhir ini aku sering mendengar berita tentang wacana tas plastik sudah tidak gratis lagi alias berbayar seperti peraturan di negara maju. Konon pemerintah Indonesia mencoba memberlakukan peraturan tas berbayar guna mengurangi limbah plastik untuk menuju Indonesia Bebas Sampah 2020. Sebenarnya dari dulu aku pun memilih membawa tas sendiri, atau mengurangi jumlah plastik belanjaan dengan memasukan belanjaan secara rapi sehingga tidak membutuhkan plastik banyak. Selain itu, aku menolak tas dari pihak toko jika belanjaan masih muat dalam tas pribadi. Aku lihat para sales assistant di The Body Shop selalu konsisten menanyakan ke customer apakah membutuhkan kantung atau mau langsung dibawa. Tentu saja karena The Body Shop memiliki prinsip perusahaan yang menjaga lingkungan hidup dengan mengganti kantung plastik dengan kantung kertas.

 

Setelah melihat info di beberapa spot supermarket tersebut, aku jadi mengecek ke dalam tas kerjaku, apakah membawa tas lipat serbaguna yang selalu aku bawa saat travelling. Dan ternyata si mungil kecil itu pun sudah ada dalam tas kerja. Tas kecil ini bernama Ticket to The Moon! Lucu kan namanya… *mimpi di siang bolong, ngarep banget tas ini bisa membawaku ke bulan. HAHAHAHA. Awal mulanya kenapa dinamakan Ticket to The Moon karena produk tas ini awalnya menjual hammock atau tempat tidur gantung, dimana kalau kita tiduran di hammock enaknya tuh di pinggir pantai atau di atas gunung sambil mandangin langit cerah bertabur cahaya bintang yang bikin kita berasa ada di bulan. Makanya dinamain Ticket to The Moon gituuuu… *imajinasi ketinggian, ini cuma cerita khayalan, plis jangan dimasukin ke hati. Abis itu dikeplak sama yang punya o__O #maap

cindiltravel_tas lipat multi fungsi

si mungil Ticket to The Moon

Aku membelinya saat melihat pameran alat-alat adventure & out door di JHCC Jakarta sekitar 4 tahun lalu dengan harga yang sangat murah saat itu. Semenjak itu, tas ini selalu menjadi “barang wajib dibawa” saat travelling. Tas kecil berukuran tak lebih dari 1 telapak tangan yang sangat mudah digengam ini lebih mirip gantungan kunci lengkap dengan ring stainless. Jika tali dibuka maka gumpalan kain akan terbuka menjadi sebuah tas serbaguna yang dapat mengangkut air lebih dari 3 liter. Bahannya yang terbuat dari parasut, menjadikannya ringan dan cepat kering saat dicuci.

cindiltravel_tas lipat multi fungsi 2

si mungil berubah jadi besar

Berkat Ticket to The Moon yang kubawa, aku ga perlu menambah biaya Rp 200 untuk satu tas plastik. Tapi yang aku lihat beberapa customer di depanku juga menolak membayar dan memilih memasukkan belanjaan ke dalam tas pribadi mereka. Buatku, peraturan ini menjadikan kita ke arah yang lebih baik dan positif. Selain dapat mengurangi limbah plastik juga mengurangi jumlah belanjaan agar tidak boros *karena mikir tas yang dibawa ada kapasitasnya 😀

make it simple, but significant — Don Draper

One thought on “Yuk, Ganti Tas Plastik Berbayar dengan Tas Lipat Serbaguna!

  1. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *