Lombok : Pulau Kecil itu bernama Gili Kedis

Gili Kedis 1 - Cindiltravel

Di Lombok sebutan pulau adalah gili. Gili yang terkenal di Lombok adalah 3 Gili yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air tapi sesungguhnya masih banyak Gili lainnya yang terkenal. Saya tertarik sekali mengunjungi 3 Gili lainnya yaitu Gili Kedis, Gili Sudak dan Gili Nanggu walaupun masih ada Gili Tangkong yang berdekatan. Waktu aku cerita ke beberapa karyawan hotel di Senggigi mengenai jalan menuju 3 Gili tersebut dan mereka bilang tempat itu masih sepi. Kebanyakan turis yang datang adalah turis asing yang ingin berbulan madu. Aku kok makin tertarik dan penasaran ya.

Menurut info jarak dari Senggigi menuju ke 3 Gili tersebut cukup jauh sehingga perjalanan harus dimulai dari pagi. Dan kebetulan jadwalku dari 3 Gili ini akan langsung menuju daerah Kuta. Cara menuju Gili Kedis, Gili Nanggu dan Gili Sudak dengan menyewa mobil dan berangkat jam 8 pagi dari hotel di Senggigi dan rute yang kami jalani cukup panjang dari jalanan yang bagus sampai hancur sepanjang Senggigi – Lembar – Sekotong – Tawun. Sepanjang jalan Lembar menuju Tawun kiri dan kanan jalan banyak penduduk lokal yang mendirikan tenda di atas sebuah sumur untuk menambang emas. Kata supir yang membawaku, kadang sudah 3 bulan yang menambang dan tidak keluar dari sumur maka dianggap meninggal. Hiii.. Ngeri. Ya mereka memang berani untuk menambang karena memang daerah ini terkenal dengan komoditi emas.

Pelabuhan Tawun

Saat diperjalanan aku berpapasan dengan mobil-mobil off road dan ternyata di kawasan Sekotong ini ada tempat wisata off road. Sayang waktuku ga banyak ya… Klo ga, pengen nyoba juga off road di Lombok. Pemandangan menuju Tawun dipenuhi dengan kebun, bukit dan pantai, kalau bawa motor cocok untuk mampir dan foto-foto. Pak supir bercerita bahwa untuk menuju 3 Gili kita harus melalui pelabuhan kecil. Kalau yang resmi dari pemerintah adalah pelabuhan Tawun yang dikelola oleh koperasi di lingkungan sekitar tapi memang harganya tidak dapat ditawar. Jika ingin lebih murah bisa melalui Patuk Kijuk, lokasinya sebelum pelabuhan Tawun yang dikelola langsung oleh para nelayan jadi harga bisa nawar langsung dengan nelayan, ya mungkin sekitar 100ribu lebih murah.

Setelah perjalanan berjam-jam tidur bangun tidur… Akhirnya sampai juga di pelabuhan Tawun jam 12 siang. Sampai disana aku langsung daftar dan membayar tiket sewa kapal termasuk asuransi sebesar Rp 235.000,-/ kapal yang bisa diisi sampai 8 orang. Seorang turis asing menawarkan aku untuk sharing biaya tapi sayangnya sang petugas tidak memperbolehkan kami sharing. Padahal lebih murah kalau sharing. Selain sewa kapal ditempat ini juga disediakan penyewaan alat snorkeling dengan tarif 50rb s/d 100rb untuk alat yang komplit.

 Pelabuhan Tawun 2

Jadwal terbaik yang ditawarkan oleh ABK yang menjadi guide-ku sekarang adalah : keliling Gili Kedis, makan siang di Gili Sudak dan mandi di Gili Nanggu. Dan aku setuju. Percayakan pada ahli-nya alias penduduk lokal yang lebih mengenal tempat ini.

 Gili Kedis 3 - Cindiltravel

Gili Kedis adalah pulau kecil yang tidak berpenghuni dapat dilihat dari pelabuhan Tawun sehingga hanya naik kapal sekitar 15 menit maka kita akan sampai di Gili Kedis. Kata ABK yang membawaku Gili Kedis sering disebut dengan Romantic Island atau Honeymoon Island karena pulaunya yang sangat kecil biasanya para pasangan sering ditinggal di pulau dan pada sore hari akan dijemput kembali oleh ABK laut. Kok aku malah takut ya denger kalau ditinggal ditengah pulau kecil tak berpenghuni.

Gili Kedis 4 - Cindiltravel

 Akhirnya sampai juga di Gili Kedis bentuknya memang kecil. Ga membutuhkan waktu 15 menit untuk mengelilingi pulau udah kembali ke titik semua. Pulau ini berada di tengah laut, dengan batu karang besar di sisi pelabuhan Tawun dan pasir pantai di sisi pelabuhan Patuk Kijuk (kalau aku tidak salah ya) ditengah ada tumbuhan rindang. Benar-benar pulau yang sangat kecil.

Gili Kedis 6 - Cindiltravel

Aku melihat ada perahu yang ingin menepi ke Gili Kedis tapi akhirnya tidak jadi karena melihat kami di sini. Aku baru ngerti, kenapa disebut pulau cinta karena orang lain pun tidak akan menggangu kalau melihat kita berada di pulau ini sehingga membuat kita serasa memiliki pulau ini seutuhnya. Makanya kalau bawa pasangan pasti seneng ditinggal disini :p

 Gili Kedis 5 - Cindiltravel

ABK laut mengajak aku snorkeling di pinggir pantai dekat batu karang. Aku protes, kok ga ditengah laut? Katanya disini banyak kok ikan kecil yang bisa dilihat. Oke, akhirnya aku nurut. Pas aku snorkeling ternyata laut sekitar Gili Kedis dangkal dan banyak rumput laut. Ada ikan-ikan kecil bermain dibalik rumput laut dan bintang laut biru. Sedangkan di sisi pantai yang berpasir putih, agak jauh untuk melihat ikan karena pasir pantai di dalam laut sangat luas.

Gili Kedis 8 - Cindiltravel

Gili Kedis 7 - Cindiltravel

Menurutku karena pulau yang kecil dan pemandangan dalam lautnya tidak begitu bagus mungkin para turis lebih suka berjemur sambil baca buku di pasir pantai yang halus dibanding snorkeling. Tapi pulau kecil ini memang indah kok dengan pasir putih yang halus dan pemandangan pulau-pulau indah sekelilingnya jadi ga ada salahnya kok berkunjung ke Gili Kedis, menikmati pulau kecil sendirian serasa milik sendiri. Dan foto fi bawah ini adalah foto favorit-ku di Gilli Kedis. Suka!

      Gili Kedis 2 - Cindiltravel

One thought on “Lombok : Pulau Kecil itu bernama Gili Kedis

  1. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *