Yogyakarta : Sensasi Menyusuri Goa di Gunung Kidul – Goa Pindul

Ceritanya Lebaran tahun ini aku mudik ke Yogya. Begitu aku sampai di Yogya aku langsung bbm temen ngajak ketemuan berkangen-kangen ria. Ketika ditanya mau ngumpul dimana, aku tanya tempat paling hitz di Yogya. Dan jawabnya adalah “HOTEL”. Hahaha… aku ga heran kenapa temen aku bilang hotel karena 4 tahun lamanya aku ga ke Yogya ternyata ada perubahan besar pada kota Yogya di mulai dari banyaknya perumahan dan apartement dari pengembang skala nasional, hotel dari kelas melati versi hotel budget sampai kelas bintang dan belum lagi restoran-restoran franchise dari luar negeri. Gemerlapnya signage di kiri kanan jalan membuat aku berpikir kenapa jalanan Yogya sekarang ukurannya makin kecil? Bukan berarti badan aku yang makin membesar kan? Perubahan ini membuat aku antara senang dan sedih.

Tapi untungnya ditengah gemerlapnya kota Yogya ini masih banyak wisata alam yang bisa dikembangkan. Dan salah satu tujuan aku ke Yogya kali ini adalah mencoba permainan cave tubing di Gunung Kidul yang sedang hitz, yaitu cave tubing Goa Pindul. Cave tubing itu sejenis rafting di sungai menggunakan ban sendiri-sendiri menyusuri goa. Konon katanya tempat ini cukup ramai dikunjungi orang sehingga kadang sungai penuh sesak dengan ban-ban antrian orang yang akan masuk ke dalam goa.

Goa Pindul 4 cindiltravel

Jalur Yogya menuju Goa Pindul dapat ditemukan menggunakan aplikasi android google maps atau waze. Rute yang dilalui dari Yogyakarta yaitu menuju Jalan Raya Wonosari – Piyungan – Bukit Patuk – Jalan Raya Wonosari (Patuk-Playen) dan mengikuti plang arah menuju Goa Pindul kata temanku yang dapat ditempuh 1,5 jam dari Yogya. Berhubung kali ini libur Lebaran jadi banyak calo di kiri kanan jalan Bukit Patuk yang bersedia mengantarkan kita untuk menunjukkan arah ke Goa Pindul tanpa dipungut biaya sepeser pun. Berhubung kali ini aku kena macet mudik akhirnya Yogya menuju Goa Pindul ditempuh dalam 4 jam lebih sudah termasuk melewati jalan perkampungan dengan aspal yang sudah bagus.

Goa Pindul 3 cindiltravel

Setelah kami parkir mobil, kami masuk ke tempat pendaftaran. Dijelaskan beberapa paket yang bisa dilakukan di area Goa Pindul yaitu :

  • Cave Tubing Goa Pindul selama kurang lebih 30 menit dengan harga Rp 35.000,-/ org
  • Rafting di Kali Oyo selama 2 jam dengan harga Rp 45.000,-/ org
  • Masuk ke Goa Gelatik dengan harga Rp 35.000,-/ org
  • Sebenarnya ada lagi paket offroad dengan harga Rp 350.000,-

Goa Pindul 2 cindiltravel

Harga diatas sudah termasuk perlengkapan untuk rafting dan masuk ke goa. Kita cukup bawa baju ganti saja buat basah-basahan. Kalau ga punya baju ganti ga usah khawatir karena disamping loket pendaftaran tersedia tempat penjualan baju untuk oleh-oleh, harga baju dan celana mulai dari Rp 20.000,- ++/ pc sangat murah untuk ukuran daerah wisata.

Bagi yang kafir WIFI, tempat menunggu antrian tersedia WIFI gratis jadi makin cepat buat eksis.

Setelah mendaftar paket wisata cave tubing Goa Pindul kita akan ke tempat pengambilan life jacket, kemudian nama kita akan dipanggil dan diantar menuju tempat pengambilan ban. Setelah itu kita akan diantarkan lagi menuju sungai persis di depan mulut goa. Sayangnya saat turun, anggota keluarga kami kompak ga ada yang berani bawa hp… ya takut kecemplung pastinya. Jadi kita ga ada deh foto pas di dalem goa. Coba kalau kemaren kepikiran bawa casing anti air… agak sedikit nyesel sih. Sebenernya ada sewa dokumentasi selama didalam goa dengan biaya Rp 100.000,-/ kelompok, sayangnya seluruh fotografer sudah habis disewa.

Goa Pindul 1 cindiltravel

Begitu masuk area sungai kita akan dibimbing oleh guide untuk naik ban dan berpegangan pada tali yang ada di ban. Jangan bayangin air sungai yang jernih karena kenyataannya airnya berwarna keruh tetapi dinginnya minta ampuuun. Kedalaman air berkisar antara 1 s/d 12 meter kata guide-nya. Selama memasuki goa kita akan dijelaskan oleh guide yang kocak dan menggemaskan mengenai terbentuknya stalaktit dan stalakmit. Sekilas penjelasannya :

Stalaktit adalah sejenis mineral sekunder (speleothem) yang menggantung di langit-langit gua kapur. Nah, inilah yang sering kita lihat ada di langit-langit atas gua. Sedangkan Stalakmit adalah batuan yang terbentuk di lantai gua, hasil dari tetesan air di langit-langit gua di atasnya, letaknya ada dibawah lantai gua. Stalaktit dan stalakmit ini masuk dalam jenis batu tetes (dripstone). Stalaktit dan stalakmit adalah bentuk khas daerah Karst yang terbentuk dari proses pelarutan air di daerah kapur secara terus-menerus. Air yang larut tersebut akan masuk ke lubang-lubang (doline) yang turun ke gua dan akan menetes ke dasar gua. Tetesan-tetesan tersebut akan berubah menjadi batuan berbentuk runcing. Stalaktit membentuk batuan runcing kebawah, sedangkan stalakmit membentuk batuan runcing ke atas. Dalam setahun, stalaktit dan stalakmit akan bertumbuh rata-rata sebanyak 0,13 mm (0,005 inci). Saat mengalami pertumbuhan cepat, stalaktit bisa tumbuh 3 mm (0,12 inci) per tahun.

Selain bentuknya yang bermacam-macam ada juga yang masih terdapat kristal… huh rasanya pengen bawa pulang tuh kristal. Di dalam gua ada stalaktit ukuran paling besar jika dipukul akan mengelarkan bunyi seperti alat musik gong. Hati-hati jika anda merasakan ada tetesan jatuh dari langit-langit goa, karena kemungkinan air bukanlah air dari stalaktit apalagi dari langit tetapi air tersebut adalah air pipis-nya kelelawar dan codot yang tinggal di dalam goa. Ada juga jebakan Batman-nya *_* Dan tempat yang paling bagus dari Goa Pindul ini adalah sebuah ruangan goa dengan atas terbuka yang dapat dimasuki sinar matahari. Jika Anda berkunjung pada pagi sampai siang hari katanya cahaya yang masuk makin membuat tempat ini makin indah. Kita boleh berenang di area ini karena tidak terlalu dalam.

Karena aliran sungai yang tenang maka permainan ini tidak berbahaya bagi ibu hamil, orang tua dan anak kecil. Saat aku main bahkan ada orang tua yang membawa ikut bayi mereka. Goa Pindul baru buka sekitar 5 tahun lalu tetapi antusias masyarakat yang datang cukup ramai. Sampai turis luar negeri turut main sama kami juga. Goa Pindul ini buka sampai jam 5 sore. Tapi kata temen masih ada aja yang main sampai malam kok. Pengalaman aku dengan cave tubing di Goa Pindul cukup seru kok dengan harga murah lumayanlah bisa berenang di kali plus ngeliat stalaktit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *