Medan : Menjadi Puteri Raja Deli di Istana Maimun

Pagi itu, kami yang baru sampai di terminal bus sempati air, menyempatkan diri numpang mandi setelah perjalanan malam dari Aceh. Kami berlima akan bertemu dengan Anda, seorang teman yang kutemui di dunia maya yang ingin ikut keliling Medan. Padahal Anda ini orang Medan loh, tapi karena Sumatera itu besar maka belum semua area dikunjungi Anda. Ia berbaik hati membawakan kami bakmi Balap, bakmi khas Medan untuk sarapan yang rasanya seperti kwetiau tapi versi mie keriting. Selesai mandi, sarapan dan packing seadanya di ruang terminal bus, kami melanjutkan perjalanan pagi ini menuju Danau Toba dengan perkiraan sampai jam 4 sore dengan kapal terakhir. Sebelum menuju titik akhir, kami akan mampir ke beberapa lokasi wisata di Medan dan beberapa kota lainnya di Sumatera Utara.

cindiltravel istana maimun medan 8

Anda mengusulkan kami untuk mampir ke Istana Maimun terlebih dahulu yang jaraknya tidak terlalu jauh dari terminal bus. Beruntung jalanan di Medan masih sepi, mungkin karena ini masih pagi dan kami pun sampai di parkiran mobil. Ternyata selain istana ada tempat lain yang bisa dikunjungi yaitu Meriam Putung. Konon ceritanya meriam ini penjelmaan dari adik Putri Hijau dari Kerajaan Deli Tua. Ada seorang puteri cantik jelita yang menarik perhatian Raja Aceh, sayangnya cinta sang raja ditolak sehingga melakukan serangan ke kerajaaan. Adik sang putri raja bernama Mambang Khalayi mempertahankan kerajaan dengan menjelma menjadi sebuah meriam. Akibat terlalu lama digunakan untuk menyerang, akhirnya meriam patah menjadi dua. Bagian depannya ditemukan di daerah Surbakti, di dataran tinggi Karo, dekat Kabanjahe dan bagian belakang terlempar ke Labuhan Deli. Berhubung masuk area meriam ini bayar, jadilah hanya Chritz yang masuk untuk mengabadikan meriam. Sewaktu Chritz keluar, dia menceritakan bahwa saat menempelkan kuping pada meriam akan mendengar suara gemuruh. Kami menjawab “Oooh…” karena sudah cukup puas melihat foto dari handphone Anda *HAHAHA dasar kami wisatawan ga modal padahal masuk cuma 5.000 aja.

Kami pun masuk ke area istana yang berwarna kuning khas Melayu dan arsitektur bangunan dengan perpaduan antara ciri arsitektur Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, dan Belanda. Istana Maimun adalah sebuah bangunan peninggalan sejarah masa kerajaan melayu Sultan Deli ke- IX yaitu Sultan Ma’moen Al Rasyid Perkasa Alamsyah dengan artsitek T. H. Van Erp dari Belanda dibangun pada 26 Agustus 1888.

cindiltravel istana maimun medan 16

Memasuki istana kami disambut para guide yang menawarkan peminjaman baju khas Puteri dan Raja Medan dengan harga sewa 10 ribu saja. Wuaaaah… tentu saja kami 5 wanita yang dandan seadanya pengen juga berubah wujud jadi puteri-puteri Melayu! Di ruangan kecil yang juga tempat menjual souvenir Medan kami pun disulap seketika menjadi Puteri lengkap baju adat bernuansa emas dengan aksesoris kalung, tiara kepala sampai kipas. Setelah keluar ruangan jadilah kami berkeliling ruangan istana sambil foto bak PUTERI RAJA Kerajaan Deli yang sedang arisan keluarga 😀 😀 😀

cindiltravel istana maimun medan 9

singgasana raja

Istana Maimun dengan luas 2.772 m2 memiliki 30 ruangan. Bangunan terdiri dari 2 lantai dengan 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan. Menjelajahi istana ini kita akan melihat peninggalan jaman dulu serta foto-foto silsilah Raja Deli. Barang-barang peninggalan disusun rapi dalam lemari kaca. Selain itu ada singgasana kerajaan serta tempat duduk raja dan ratu serta tamu yang bisa juga dijadikan objek foto keluarga.

Dan yang aku suka dari istana ini adalah lampu kristal besar bergaya Eropa dengan langit-langit gelap bermotif Timur Tengah dan lantai tegel bermotif pada area sayap kanan bangunan menuju beranda.

cindiltravel istana maimun medan 11

langit-langit motif Timur tengah dan lampu besar Eropa

cindiltravel istana maimun medan 7

tegel klasik

cindiltravel istana maimun medan 10

Foto Pangeran Kesultanan Deli

Oh ya, aku juga sempat membeli kain sarung disini dengan harga Rp 25.000,-. Harga yang ga terlalu mahal buat aku sendiri.

Info Lokasi :

Alamat Istana Maimun : Jl Brigadir Jenderal Katamso,  Medan, Sumatera Utara.

Waktu berkunjung : setiap hari, 08.00 WIB – 17.00 WIB

Harga Tiket : Rp 5.000 / orang

Kunjungi juga Mesjid Raya Medan yang letaknya tak jauh dari Istana Maimun.

3 thoughts on “Medan : Menjadi Puteri Raja Deli di Istana Maimun

  1. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *