Kalimantan : Menari Bersama Ubur-ubur di Kakaban

cindiltravel kakaban 1

Jadwal kami hari itu adalah berenang pagi-pagi di Danau Kakaban agar kami bisa menikmati berenang di danau dengan leluasa dan sepi. Danau Kakaban yang merupakan air laut dengan biota laut yang berada di dalam Pulau Kakaban, kemudian bercampur dengan air hujan dan air dalam tanah terjebak jutaan tahun lamanya sehingga biota di dalam laut bertahan hidup dengan menyesuaikan habitatnya.

cindiltravel kakaban 2

Konon katanya danau yang memiliki ubur-ubur tak menyengat hanya ada 2 di dunia dimana salah satunya ada di Pulau Palau, yang lokasinya masih 500 km dari Filipina. Jangan ditanya cara untuk mencapai ke sana, karena pasti jauh dan membutuhkan biaya besar. Rasanya tak salah jika aku lebih memilih untuk melihatnya di negeri sendiri, selain lebih hemat juga bangga akan keindahan yang dimiliki alam Indonesia. Dan tujuan aku ke  Kalimantan Timur ini karena ingin berenang dengan ubur-ubur tak menyengat ini!

Pagi ini semesta mendukung

kami untuk pergi menuju Kakaban, selama hampir 1,5 jam perjalanan dari Pulau Derawan, matahari terik menyinari perjalanan dan ombak di lautan pun cukup bersahabat. Kakaban merupakan pulau yang dikelilingi oleh tebing karang tinggi dan kumpulan pohon bakau dan kelapa.

cindiltravel kakaban 3

Tiba di dermaga Pulau Kakaban, kami pun tak sabar menuju pintu gerbang seperti gapura dengan tulisan Kakaban di atasnya. Kemudian kita akan melalui jalan setapak yang dibuat dari papan kayu melewati hutan bakau dan pohon-pohon habitat yang hidup di pulau tak berpenghuni ini.

cindiltravel kakaban 4

Jalan setapak ini cukup gelap karena lebat dan tingginya pohon-pohon di sini. Secercah cahaya datang dari ujung jalan kayu ini, dan akhirnya kami menemukan dermaga Danau Kakaban. Ternyata pilihan kami untuk berangkat pagi-pagi sudah tepat dengan terbukti hanya kami yang baru sampai di danau. Entah karena masih pagi atau memang danau ini kotor, kami heran kok bisa sih danau ini banyak sekali kotoran yang menggenang di pinggir Danau hingga membuat kami ragu untuk turun berenang tapi kata guide kami itulah ubur-ubur.

cindiltravel kakaban 5cindiltravel kakaban 6

Dengan perasaan tak percaya aku pun turun ke bawah untuk menyentuh si “kotoran” ini. Dan rasanya seperti jelly, lembut, kenyal, menggemaskan dan tentunya tidak menyengat. Yay! Akhirnya ketemu juga sama si ubur-ubur anpa perlu takut disengat alias disetrum 🙂

cindiltravel kakaban 8

Aku pun tak sabar untuk langsung menenggelamkan diri ke dalam danau yang berisi ribuan ubur-ubur. Semakin kita menjauh dari dermaga danau semakin banyak kita akan melihat pemandangan ribuan ubur-ubur menari-nari ke kiri ke kanan, ke atas dan ke bawah dengan perlahan seperti mengikuti irama denyut jantungku yang berdetak perlahan karena takjub dengan pemandangan indah ini. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan. Rasanya menggemaskan berenang bersama ubur-ubur yang seperti jelly.

cindiltravel kakaban 7

cindiltravel kakaban 12

Di Danau Kakaban ini ada 4 jenis ubur-ubur yaitu ubur-ubur bulan Aurelia aurita, ubur-ubur totol Mastigias cf papua, ubur-ubur kotak Tripedalia cystophora, dan ubur-ubur terbalik Cassiopea ornata. Ubur-ubur Cassiopeia ornata ini mengalami penyesuaian diri dengan berenang terbalik dibandingkan ubur-ubur air laut.

cindiltravel kakaban 10

cindiltravel kakaban 11

cindiltravel kakaban 14

Berenang di Danau Kakaban seperti menari di dalam air bersama ribuan  ubur-ubur yang cantik yang tak akan membosankan. Rasanya wajar jika aku ingin kembali berenang bersama ribuan ubur-ubur menggemaskan ini!

cindiltravel kakaban 15

cindiltravel kakaban 9

Note : Saat berenang di Danau Kakaban patuhilah peraturan untuk tidak menggunakan fin (sepatu katak) serta tidak menggunakan lotion tabir surya karena dapat merusak ekosisitem danau.

2 thoughts on “Kalimantan : Menari Bersama Ubur-ubur di Kakaban

  1. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

  2. Pingback: Sulawesi : Mencari ubur-ubur tak menyengat di Danau Mariona - CINDILTRAVELCINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *