My Wish List 2016

Ceritanya sih setiap tahun aku selalu bikin wish list dari keinginan yang pribadi sampai tujuan nge-“bolang” alias jalan-jalan. Nah yang ke-2 itu biasanya jadi alasan penyemangat buat nabung dan kerja selama satu tahun. Katanya sih setelah liburan itu pikiran dan tenaga ter-charge ulang. Makanya buat para pekerja dengan pressure tinggi perbanyaklah liburan dan ibadah. Liburan biar otak segar, ibadah biar deadline mengikuti jadwal liburan. Ameeen *doa yang kenceng. Padahal sih setelah pulang liburan malah pengen balik liburan lagi o_O

Karena ini blog isinya tentang jalan-jalan, maka isi wish list-nya juga tentang wish list tempat-tempat yang mau disinggahi *kalau isinya wish list keinginan pribadi kayaknya bisa bikin novel berseri ;D Biasanya aku nulis wish list itu setelah Tahun Baru, tapi ternyata sebelum hari pertama di tahun 2016 di mulai beberapa wish list sudah ada progress setengah jalan *loncat sambil kayang walau cuma bisa di alam mimpi ^_^

Kalau boleh review My Big Wish 2015 yang udah tercapai (walaupun ga bisa dibandingkan para sesepuh traveller) yaitu 9 hari keliling Medan – Aceh!

Trip ke Aceh udah pengen sejak 2014 akhirnya bener-bener kesampean di 2015. Ini trip penuh kejutan dan keberuntungan. Beli tiket aja udah mepet banget sama tanggal keberangkatan, berhasil dapetin harga promo dari si burung biru. Udah bisa nginjek ujung Barat Indonesia aja udah bahagiaaaa banget apalagi ditambah bonus road trip Medan yang random *meleleh deh liat indahnya Indonesia!

Nah kalau 2016 rencananya aku bakalan ke :

1. Explore Jawa Timur Bali

Ini rencana dadakan sama temen yang minta dibikinin trip yang deket-deket aja. Aku cuma bilang kalau bisa dapet tiket liburan tahun baru, aku mau jalan. Dan ga nyangka akhirnya temenku dapet tiket PP kereta Jakarta – Surabaya dan terkumpul dengan total 14 orang *pertama kali nih bawa rombongan lebih dari 10 orang.

Kalau tujuan aku sih pengen liat si cantik Blue Fire di kawah Ijen pas malem Tahun Baru 2016 dilanjutkan menyeberang ke ujung Barat pulau Bali berenang bersama ikan-ikan dan terumbu karang di Palung laut, Pulau Menjangan. Huhuhu… ini liburan yang menantang adrenalin dari atas gunung sampai bawah laut! Tapi sebenernya selain 2 spot yang jadi wish list, masih ada tempat lainnya yang jadi bonus :

  • Menikmati pagi pertama di Gunung Bromo
  • Melihat pelangi di Air Terjun Madakaripura
  • Menjelajah Afrika kecil di Taman Nasional Baluran & Pantai Bama
  • Menyusuri pantai-pantai di Banyuwangi
  • Bertemu fajar di Suramadu
  • Keliling kota Surabaya

 

2. Bersepeda di Ubud, Bali

 5

Setelah awal tahun berenang di Bali bagian Barat, rencananya Januari aku mau bersepeda di Bali tepatnya di Ubud. Beberapa orang kaget dengan ide iseng aku. Kalau para traveller bisa dibagi antara penikmat gunung, penikmat kota, penikmat laut. Aku bisa dibilang bagian yang terakhir yaitu penikmat laut. Kata temen-temenku, “kalau sampe kamu mau ke Ubud itu udah paling aneh-lah, pake mau sok-sok-an romantis “cuma sepedaan di pinggir sawah” ajah yang ada nanti malah jatuh keseleo”. Hahaha. Dasar temen ga bisa liat orang anteng. Namanya juga pengen nyari suasana beda dari laut.

Ubud, konon katanya merupakan tempat kesunyian bersemayam untuk menikmati waktu yang berjalan lambat, menyusuri pemandangan hijau. Bahkan Ubud menjadi tempat Elizabeth Gillbert penulis novel laris “Eat Pray Love” memulai petualanganya di Bali mencari keseimbangan batin, pemenuhan spiritual dan makna hidup yang berakhir manis karena Liz menemukan cintanya di Ubud *so sweet… *romantiiiiis *mupeng kayak sinetron gitu

Rencananya sih pengen kayak si Liz ini, bersepeda sambil menikmati pemandangan hijaunya sawah terindah di Tegalalang dengan struktur terasering yang dibuat oleh petani lokal, kemudian naik dan turun bukit menyusuri pepohonan rindang dan melihat monyet di Ubud Monkey Forest. Berhenti sejenak untuk makan di Pasar Ubud atau sekedar menikmati sore di tengah sawah sambil membaca novel. Ternyata bahagia itu sederhana kan ?

3. Belitung

Ada sebuah pulau yang sempat terkenal karena sebuah film yaitu Pulau Belitung di film Laskar Pelangi. Film yang berasal dari sebuah novel karya Andrea Hirata, salah satu novel favorit-ku tentang perjuangan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan ditengah kesulitan ekonomi, bahkan seorang anak SD harus berjalan kaki puluhan kilometer, melewati rawa dan intaian buaya liar yang dapat memangsa kapan saja. Sedih. Novel ini juga yang membuat aku berkaca diri bahwa pendidikan itu mahal harganya dan tidak semua orang di Indonesia bisa menikmatinya.

IMG_4277 Pulau Lengkuas dari atas mercusuar

Di luar cerita perjuangan yang menyedihkan ini, Belitung menyajikan keindahan alam yang luar biasa dengan pantai pasir putih bak mutiara dengan susunan batu granit yang indah di atas air laut dangkal berwarna hijau toska yang bisa dilihat di Pantai Tanjung Kelayang Beach, Pantai Burung Mandi, Pantai Tanjung Binga, Pantai Punai, dan Pantai Membalong.

IMG_3593 Mercusuar Pulau Lengkuas, Belitung

Belitung juga dikelilingi pulau-pulau kecil seperti Pulau Lengkuas yang terkenal dengan rumah kuno antik dan mercusuar abad ke-19 dan yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda. Selain itu masih ada Pulau Burung, Pulau Babai, Pulau Pengadaran, Pulau Lutung, Pulau Kera, dan Pulau Jenang adalah di antara beberapa pulau-pulau kecil yang menawarkan pemandangan sangat indah. Siapa sangka bahwa pulau ini dikenal sebagai pulau pertambangan yang memproduksi timah, pasir kuarsa, dan kaolin yang dapat dilihat di Museum Belitung di Tanjung Pandan. Selain kuliner di pulau ini juga patut dicoba mulai dari mie sampai seafood dan menikmati kopi di malam hari.

4. Menikmati 3 Pulau kecil di Bali : Nusa Ceningan – Nusa Lembongan – Nusa Penida

Edit-Batu-Melawang

Dari dulu pengen banget ke Bali itu ngunjungin ke 3 pulau kecil di Bali yaitu Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, Nusa Penida. Salah satu pulau ter-romantis di Bali. Siapa yang bilang ter-romantis ? Cuma aku! Ke sana aja belum pernah udah bisa bilang romantis. Hahaha.

Tapi akhirnya hipotesaku dibuktikan oleh Alexander Thian atau yang dikenal dengan Amrazing lewat novel Somewhere Only We Know, novel terakhir yang aku baca tahun ini. Lewat kisah Ririn yang patah hati berkali-kali dan memutuskan hal gila dengan mengejar blogger favorit-nya si Silver Shadow sampai ke Nusa Lembongan yang ternyata adalah Arik si cowok yang ga sengaja ketemu dengan cara yang “tak terduga”. Petualangan pun dimulai dari kemping di alam bebas dengan beratapkan hamparan bintang di langit dan suara deburan ombak hingga merasakan terjun bebas dari tebing karang yang tinggi. Tapi aku ga akan segila Arik atau Ririn yang nekat loncat.

Aku masih seperti Ririn pertama kali yang takut ketinggian, dan akan sumpah serapah ga berani loncat meskipun diiming-imingkan bakalan ditraktir keliling dunia! Ya, Blue Lagoon sebagai lokasi cliff jumping di Nusa Ceningan menjadi salah satu tempat wisata dengan tingkat adrenalin tinggi loncat dari ketinggian 13, 9 ataupun 8 meter dengan harga terjangkau. Jika ga berani dengan ketinggian masih banyak pantai dan underwater yang menyajikan pemandangan indah. Rencananya sih April ini aku ke sana.

5. 9 Hari di Sulawesi Tengah

Mungkin ini akan menjadi trip terpanjang di 2016. Ya rencananya aku 9 hari menjelajah di sebuah Taman Nasional Laut Kepulauan Togean yang terletak di Teluk Tomini dan termasuk di dalam wilayah Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan perjalanan yang harus ditempuh Jakarta – Palu via pesawat, Palu – Amapana dengan jarak 375 km via darat dan dilanjutkan Ampana – Wakai via laut selama 4-5 jam. Terbayangkan sudah jauhnya. Selain jauh, pulau ini juga tanpa listrik 24 jam dan sinyal provider yang masih naik turun alias tanpa sinyal HP. Lengkap sudah rencana liburan 9 hari tanpa gangguan. Hahaha 😀

xTaman,P20Nasional,P20Kepulauan,P20Togean,P20,28Resize,29,P20,288,29.jpg.pagespeed.ic.vYRpieQmPw

“Sederetan pulau indah mengapung di lautan terlindungi sebuah teluk bernama Tomini. Kawasannya adalah sebuah zona transisi Garis Imajiner Wallace dan Weber yang menyuguhkan keajaiban alam yang jangan sampai dilewatkan. Bersiaplah mereguk lebih banyak kemegahan Celebes dan melihat langsung tempat berdiamnya salah satu suku penghuni lautan, yaitu Bajoe” -visit Indonesia.

Katanya siiih… di Kepulauan Togean kita dapat melihat hutan mangrove dan hamparan padang rumput pantai yang luas yang menjadi sumber makanan dugong (serius kalau ini aku belum pernah lihat), penyu hijau, dan penyu sisik. Sedangkan di bawah laut kita bisa bertemu dengan paus pilot, kima raksasa, lola, ikan kupu-kupu, ikan pari manta, hiu karang abu-abu, dan ikan trevally mata besar, dan tentunya warna-warni karang. Dan salah satu tujuan aku ke Togean adalah menari bersama ubur-ubur tak menyengat rasanya seperti memutar memori ke Danau Kakaban, di Kalimantan tapi ini di Togean, Sulawesi, Yay!

Jika bosan dengan laut, kita bisa menjelajah pulau alias trekking hutan dan siapa tau bisa ketemu Tangkasi atau yang dikenal dengan Tarsius yaitu si monyet kecil yang romatis karena semasa hidupnya hanya setia pada satu pasangan… *huaaa hewan aja bisa setia banget. Selain itu ada kuskus, rusa, ketam kenari, monyet togean, biawak togean, dan babi rusa togean yang konon katanya hanya ada di kepulauan Togean.

 large

Semua wish list di atas cumalah rencana, tapi katanya sih klo rencana dan keinginan disebut dalam doa dan keyakinan pasti terjadi, karena semua energi positif dan alam akan mengarahkan pada keinginanmu. Dan kebahagian aku adalah menjalani semuanya dengan cara yang sederhana. 2016,  Jangan lupa bahagia!

Can’t wait for the next trip!

Note : semua foto diambil dari website www.indonesia.travel

7 thoughts on “My Wish List 2016

    • Hai Giz… kebetulan yang januari ini aku ga snorkeling. Hanya cycling aja.

      Mungkin yang april kalau aku pas ke Lembongan bisa barengan snorkeling.
      Pasti bisa kok snorkeling walaupun ga bisa renang karena awalnya aku juga gitu

  1. Nice blog n infonya lengkap, hehe.. Boleh yah contek2, kak cindy itu kalo mask snorkle n fin itu dibawa ke bandara dimasukin kedalam carrier ato gmn y? Aku ada rencana mw beli set snorkling jg nih hehee.. Thanks ditunggu jawabannya,

    • Hai agus. Nama aku denise sebenernya 😁😁😁 kebetulan carrier aku merek deuter 40L air contact. Dan seperangkat alat selam masuk semua ke carrier dan masuk ke kabin pesawat juga dengan selamat. Tapi kalau carrier yang ukurannya besar kayaknya ga dibolehin masuk deh

  2. Pingback: Ajakan Share Cost – Taka Bonerate 20-26 April 2017 - CINDILTRAVELCINDILTRAVEL

    • iya mba, cuti udah kayak dijadwalin. dan kebetulan aku selalu minta cuti jauh-jauh hari biar ga bentrok sama load kerjaan tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *