Medan : Pagoda Emas di Atas Bukit Berastagi

Siapa sangka di Sumatera Utara yang terkenal dengan suku Batak yang rata-rata umat Kristen tidak ada tempat ibadah yang megah nan indah selain gereja? Penasaranku akan terjawab ketika berkunjung ke Pagoda Taman Alam Lumbini pada hari ke delapan perjalananku menjelajahi Aceh dan Medan. Berbekal dengan peta seadanya dari penjaga penginapan di Wisma Sibayak, kaki bukit Sibayak di tanah Karo tempatku bermalam, maka aku pun berjalan bersama 5 orang teman lainnya mengangkat carrier mulai dari numpang mobil bak menuju kota (apalah daya kami yang niat naik angkutan tapi ternyata di desa ga ada, adanya cuma mobil bak pengangkut sayur, bersyukur masih ada yang mau kasih tumpangan ^__^ ) lanjut naik angkutan umum dari Merek – Kabanjahe – Berastagi. Ketika sampai di Berastagi cukup sebut saja tujuan Pagoda maka supir angkot akan mengerti. Beruntung, kami mendapatkan angkutan dari Berastagi yang mau membawa langsung ke Pagoda. Sepanjang jalan di Berastagi hawa dingin sudah menyelimuti, pemandangan sayur mayur seperti tomat dan wortel segar nan besar seperti wortel import bertumpuk bagaikan bangunan rumah! Serius… jiwa wanita betah di dapur mulai keluar kalau liat yang begituan. HEHEHE.

Berbekal sepuluh ribu rupiah, kami pun sampai juga di depan pagar bangunan Taman Lumbini. Di pos penjaga kami wajib meninggalkan carrier, dan mereka jelas terheran-heran melihat kami para wanita membawa carrier yang berukuran besar. Temanku sempat agak emosi ketika harus menjawab ini dan itu, jelas bahwa perjalanan 8 hari sungguh melelahkan tapi kami harus tetap sabar dan tenang sampai akhir perjalanan ini. Setelah membereskan hal administrasi dibagian pos penjaga, kami pun masuk ke dalam melewati pagar tinggi.

cindiltravel taman alam lumbini medan 1

Langit mendung membayangi sebuah bangunan tinggi nan megah berwarna emas. Dan aku pun tercengang melihat sebuah arstitektur mahakarya dengan desain yang menakjubkan mengadopsi gaya etnik pagoda Shwedagon atau pagoda emas Yangon di Myanmar. Pagoda ini merupakan pagoda tertinggi di Indonesia dan pagoda tertinggi ke-3 di luar Myanmar.

cindiltravel taman alam lumbini medan 3

Pagoda Taman Alam Lumbini merupakan tempat beribadah umat Buddha tetapi dapat dikunjungi oleh masyarakat umum secara gratis. Sebelum memasuki gedung pagoda kita wajib melepaskan alas kaki dan menaruhnya di rak kemudian menggunakan kain saat memasuki ruangan yang disediakan oleh penjaga. Di dalam Pagoda kita akan melihat empat patung Buddha yang terbuat dari marmer dan relik yang merupakan sisa-sisa abu pembakaran orang sui. Yang menarik perhatianku adalah lilin hiasan berukuran besar yang selalu berputar dan menyala. Saat berada di dalam, walaupun banyak pengunjung tapi aku tetap merasakan ketenangan dari suasana yang terjaga serta harumnya bakaran hio. Para umat Buddha tetap dapat beribadah di depan patung Buddha walaupun kami berkeliling di sekitarnya.

Dan sore itu hujan deras menghampiri kami yang sedang beristirahat di gazebo dengan lonceng berukuran besar. Tapi kami tak bosan menunggu hujan sambil memandangi keindahan arsitektur Pagoda Taman Alam Lumbini. Jujur, berada di area Pagoda ini aku merasa berada di luar negeri bukan berada di Indonesia. Relief unik dan patung-patung Buddha menghiasi seluruh bangunan Pagoda. Bangunan bercat emas ini berdiri megah ditengah dinginnya hawa Berastagi yang memang terletak di atas bukit.

cindiltravel taman alam lumbini medan 4

Ternyata tempat ibadah di Indonesia bisa juga dijadikan tempat wisata! Tapi tetap jaga ketenangan selama berkeliling demi menghormati para umat yang sedang beribadah.

 

One thought on “Medan : Pagoda Emas di Atas Bukit Berastagi

  1. Pingback: Tulisan Blog Cindiltravel | CINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *