Lombok : Masih Nyangkut di Pantai Tanjung Aan

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 1

Salah satu list perjalananku ke Lombok mau liat salah satu spot yang dibuat iklan tv sebuah brand rokok. Ceritanya si cowok ini berenang cari ikan pakai teknik manual dengan menombak, terus dia bakar ikan di bawah sebuah batu besar ditengah lautan. Lokasi shooting-nya itu di Batu Payung, jaraknya dekat Tanjung Aan. Untuk menuju ke Batu Payung kita harus naik kapal yang katanya disewakan oleh nelayan. Sore hari aku ke Tanjung Aan, eh pas nanya sama penduduk setempat ternyata ga ada satu pun perahu dipinggir pantai katanya udah kesorean. Duuuh telat, sedih banget. Terus supir aku bilang, ke sini aja besok pagi lagi. Besok kan aku udah balik ke Jakarta. Supir aku bilang ya sebentar aja ke sananya. Ya sudahlah daripada cemberut mending jalan-jalan disekitar pantai Tanjung Aan.

Di pantai Tanjung Aan ini daerahnya masih sepiiii banget dibanding Pantai Kuta walaupun jaraknya tidak terlalu jauh. Disekitar sini memang tidak ada hotel atau bangunan penduduk dekat pantai, tapi tempat ini tempat favorite para traveler untuk surfing, berenang atau berjemur. Berhubung aku ga bisa ya lebih memilih jalan-jalan santai. Dan salah satu spot terbaik saat sore hari yaitu menikmati matahari tenggelam dari atas bukit. Buktinya waktu aku naik ke atas bukit banyak fotografer lagi jongkok dibelkang tripot nungguin matahari tenggelam. Aku pun menunggu waktu-waktu matahari tenggelam tapi sayangnya langitnya keburu merah jadi hasil foto aku semuanya nge-pink.

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 8

Esoknya sebelum kembali ke Jakarta aku sempetin lagi balik ke pantai Tanjung Aan pagi-pagi cuma buat nyeberang ke Batu Payung. Perjalanan menuju Tanjung Aan aku melihat batu dengan lambing cicak. Di Lombok itu banyak banget lambing cicak bahkan dijadikan lambing dan nama café. Steelah aku tanya ke supir dia bilang di Lombok cicak berarti lambang keberuntungan. Duuh padahal aku paling geli sama binatang itu.

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 7

Begitu sampai di pantai Tanjung Aan ini cuma ada satu rumah tapi sayang yang menempati rumah ini bukan pemilik perahu. Supir aku membantu menjelaskan bahwa aku berniat untuk menyewa perahu untuk menyeberang ke Batu Payung. Pemilik rumah menelpon nahkoda kapal untuk datang ke pantai. Sambil menunggu nahkoda kapal datang aku jalan-jalan dipinggir pantai.Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 2

Pagi pantai Tanjung Aan sepiiii banget, belum ada pengunjung yang datang. Pantai sedang banyak sampah laut yang berupa ranting-ranting dan batang pohon yang terbawa ombak. Cuacanya puanaaaas banget yang bisa bikin kulit makin eksotis nih. Pasir di pantai Tanjung Aan berwarna putih dan halus, tapi tempat yang kemarin sore aku datangi pasirnya besar-besar seperti butiran merica. Warna lautnya gradasi biru hingga hijau tosca yang dikelilingi bukit-bukit. Nah Batu Payung ada di balik salah satu bukit di Tanjung Aan. Konon kalau air sedang surut kita bisa ke Batu Payung dengan berjalan kaki, tapi kalau dilihat-lihat lumayan jauh sih jaraknya ke Batu Payung. Kalau dengan perahu kita akan memutari pulau yang ada di depan pantai Tanjung Aan.Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 4

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 3

Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang yaitu sang nahkoda kapal. Sang nahkoda kapal melihat ombak di dekat tebing dan menurut dia ombaknya cukup kencang jadi kemungkinan kalau tetap mau jalan kita hanya bisa lihat Batu Payung dari kejauhan alias ga bisa turun. Huaaa rasanya pas denger tuh nahkoda ngomong sakitnya “disini” *sambil nunjuk ulu hati *lebay mode on.

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 5

Akhirnya dengan sangat menyesal perjalanan ke Batu Payung gagal. Hiks sedih. Nah berhubung aku pasang muka cemberut akhirnya supir ngajakin aku ke Pantai Seger tempat ritual Bau Nyale. Jadi aku bisa senyum lagi deeeh.

Yah suatu saat nanti aku ada kesempatan lagi buat liat langsung si Batu Payung yang belom kesampean *ngarep tiket gratis*

Tanjung Aan Lombok Cindiltravel 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *