Menikmati Senja (buatan) di Pantai Tanjung Pendam

Hembusan angin pantai terasa mengetuk kaca mobil kami yang kala itu berniat mampir sebentar di Masjid depan Rumah Tanah Koase yang merupakan rumah yang gagah dan berkuasa di kala itu. Aroma pantai sudah tercium seolah memanggil kami untuk melanjutkan perjalanan ke sebuah gerbang pantai yang letaknya tak jauh dari pusat kota. Dengan akses yang cukup mudah dari pusat kota Tanjung Pandan maupun Bandara H.A.S. Hanandjoeddin akhirnya sampai juga di Pantai Tanjung Pendam kota Belitong yang terkenal dengan momen sunset-nya.

masjid tanjung pendam

bergaya di depan masjid dulu

Kami memasuki gerbang utama pos Pantai Tanjung Pendam yang cukup sederhana dengan membayar Rp 2.000,- per orang kami sudah bisa memasuki area parkir yang terbilang cukup luas serta kafe, warung makan, galeri kesenian dan tempat menjual oleh-oleh yang berjejer rapi yang siap menyediakan kebutuhan para pelancong seperti kita. Selain itu, Pantai Tanjung Pendam juga sangat dekat dengan hotel seperti Harlika Jaya, Gran Hotel Pondok Impian, Hotel Pondok Impian, Grand Hatika dan juga homestay dengan harga bervariasi.

cindiltravel pantai tanjung pendam belitung 3

Dan asyiknya, di pinggir pantai ada banyak Pendopo disediakan untuk berisitirahat sekedar leyeh-leyeh menikmati semilir angin sepoi-sepoi pepohonan atau piknik bersama teman dan keluarga.

cindiltravel pantai tanjung pendam belitung 4

Pertama kali menginjakan kaki di parkiran Pantai Tanjung Pendam aku langsung semangat berlari ke arah pantai dengan bayangan disambut dengan pemandangan pantai biru kebanyakan dengan air laut berombak berjalan ke arah bibir pantai yang luas. Sayangnya laut sedang surut dan langit sedang mendung sehingga yang kami lihat hanyalah hamparan pasir basah sejauh mata memandang.

cindiltravel pantai tanjung pendam belitung 5

Aku berjalan menyusuri pantai seolah mencari keindahan lain, nyatanya memang itulah pemandangan Pantai Tanjung Pendam kala itu. Apakah aku kurang beruntung? Tentu tidak, karena aku bisa melihat langit senja dadakan dan para nelayan yang berjalan kaki di karang-karang mencari ikan dan kerang laut sepanjang pantai padahal waktu baru menujukkan jam 4 sore. Ini seperti senja buatan *cantik!

cindiltravel pantai tanjung pendam belitung 6
Kami juga bisa melihat kapal kayu dan fiber di seberang lautan menghampiri sebuah pulau yang bernama Pulau Kalimua tempat beribadah orang Tioghoa yang konon katanya dipercaya sebagai tempat untuk membuang sial *asal jangan temen kamu yang dibuang disitu ya! Langit makin gelap, air laut tak kunjung datang, pepohonan berayun makin kencang tapi senyum kami tetap mengembang karena kami sudah sampai di Pantai Tanjung Pendam. Cheers!

cindiltravel pantai tanjung pendam belitung 2

2 thoughts on “Menikmati Senja (buatan) di Pantai Tanjung Pendam

  1. waaah, aku ga ke pantai ini pas ke belitong 2 thn lalu -__-.. baru tau malah.. tapi kmrn memang acara outing kantor sih mbak, jd semua udh diatur ama travel agentnya… pantai ini ga dimasukin mungkin krn keterbatasan waktu juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *