Pasar Baru : Jalan2 – Belanja2 – Makan2!

Orang Jakarta, siapa yang tak kenal Pasar Baru ? Kawasan perdagangan yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini dibangun tahun 1820 yang ditulis dengan ejaan lama Passer Baroe tempat para noni dan tuan Belanda berbelanja di masanya. Bangunan yang bergaya percampuran Belanda dan Tiongkok masih terlihat hingga sekarang. Lihat saja pintu gerbangnya, tinggi menjulang bak pintu gerbang suatu kota di film-film kolosal china yang ditonton waktu aku kecil masih pake TV berkonde a.k.a TV tabung. Bedanya, saat memasuki gerbang ini bukan deretan rumah kumuh dengan para pesilat berjejer seperti pada cerita kolosal, tetapi jejeran toko yang menjajakan kain, pakaian, sepatu, tas, make up, makanan hingga perlengkapan kamera dari canggih sampe manual (walaupun udah punya 2, tetep aja ngiler dan mupeng ngeliat kamera si Nikon jenis FM, badan besi tahan banting komplit se-onderdil-nya). Dan Pasar Baru tetap memukau hingga kini.

cindiltravel_pasar baru 2

Bukan hanya jenis barang yang dijual saja yang beraneka ragam, tapi penjualnya pun juga beraneka ragam! Mulai dari orang Indonesia asli, orang china/ Tiongkok hingga India. Salah satu toko kain favorit-ku disini adalah Ratu Busana yang penjualnya orang India, kalau masuk toko ini bisa kalaaaaap! Kain yang dijual beraneka ragam, bahan dan jenis, kalau ke lantai 2, titip salam buat katun Jepang yang mahalnya ampun-ampun bikin kantong tipis dengan cepat *mulai emak-emak lebay. Ga hanya itu, di Pasar Baru juga terkenal sebagai tempat jual alat make up dan perawatan badan yang berada di lantai dasar. Yang mau belanja borongan banyak terutama kebutuhan salon bisa dapet harga miring disini. Kalau cuma buat satuan kayak aku mah, ya sama ajalah. Nah kalau mau beli makanan atau bahan masakan, coba ke lantai 3 Pasar Baru. Buat aku yang “cukup suka masak”, disitu bisa dipilih bahan-bahan masak mulai dari buatan lokal sampai luar. Kemarin cukup ngeborong : olive oil bertolli, chocochip dan coklat bubuk bahan kue, cheddar / keju import, kaldu jamur TOTOLE (kalau yang biasa masak vegetarian, pasti tau bahan ini) dan beberapa sabun cair merek luar dengan harga miring *tetep yaaa… cewek mah ga jauh dari kata diskon sama promo ^____^

cindiltravel_pasar baru 1

Tapi yang bikin aku betah di Pasar Baru adalah suasana dan makanannya! Atap fiber sepanjang trotoar jalan di dalam Pasar Baru membuat suasana teduh dan aman bahkan di saat hujan datang. Apalagi mau menyantap jajajan pinggir jalan sepanjang jalan seperti siomay, otak-otak, tahu gejrot, rujak bebeg, rujak potong, kue pacong, kue cubit, kue pepe, sampe kue unyil juga ada. Aku pun ikut menyantap sayur pecel lengkap dengan cemilan usus goreng dan bakwan jagung yang totalnya cuma 16ribu dan bikin KENYAAAAANG! Kalau mau yang lebih afdol, cobain bakmi khas Pasar Baru : Bakmi Abun yang non halal dan Bakmi Gang Kelinci untuk yang halal. Walaupun tempatnya masuk gang kecil, ga perlu khawatir untuk nyasar, karena semua penghuni Pasar Baru kenal sama 2 bakmi itu 😀

Siapa bilang jalan-jalan ke Jakarta cuma ke mal? ke pasar juga seru kok!

cindiltravel_pasar baru 7

aneka sate : usus, telur, ati, jantung dan jeroan lainnya

cindiltravel_pasar baru 5

sate kulit sapi a.k.a KIKIL, tinggal ambil aja asal inget kolesterol o_O

0 thoughts on “Pasar Baru : Jalan2 – Belanja2 – Makan2!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *