Snorkeling Pertama Hingga Menyusuri Jembatan Cinta di Pulau Tidung

Entah ide darimana datangnya, kami tiba-tiba berencana pergi ke Pulau Tidung. Pulau Tidung merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Pulau ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Anehnya iming-iming promo paket 290 ribu/ orang dengan quota 30 orang (saat itu paket Tidung masih mahal), kami tiba-tiba bergerilya mencari pasukan agar quota terisi. Akhirnya dicarilah teman kantor, teman smu, teman kuliah sampai terisi kuota 30 orang. Dan bisa dibayangkan repotnya koordinasi dan membawa 30 orang dalam 1 trip -_-“

Tiket Kapal

Tiket Kapal

Suasana di Kapal

Suasana di Kapal

Gedung Tinggi di Ancol dari Muara Angke

Gedung Tinggi di Ancol dari Muara Angke

Kami mulai perjalanan tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2010 dengan meeting point di Pom Bensin Muara Angke jam 6 pagi. Seperti biasa, aku dan teman-teman kantor menginap di mess kantor dari Jumat malam. Jam 5 pagi kami memulai perjalanan ke Muara Angke dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Tidung menggunakan kapal ferry (kapal kayu). Sempet nanya kalau kita sendiri berangkat bayar 35ribu/ orang. Kurang lebih 3 jam perjalanan kami dari Muara Angke ke Pulau Tidung. Sepanjang perjalanan, kami melewati beberapa Pulau Pulau indah di kepulauan seribu yang indah, yaitu Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Khayangan, Pulau Untung Jawa, Pulau Rambut dan pulau lainnya yang tidak aku tahu namanya.

Setibanya di Pulau Tidung kami langsung ke home stay (rumah penduduk lokal yang disewa untuk wisatawan seperti kami). Karena jumlah kelompok kami yang banyak akhirnya dibagi menjadi 2 rumah. Sesampainya di home stay kami langsung makan siang. Kemudian kami melanjutkan acara ke dermaga Pulau Tidung dan berangkat menggunakan perahu nelayan untuk snorkeling ke Pulau Payung Kecil.

Dermaga Pulau Tidung

Dermaga Pulau Tidung

Pulau Tidung

Pulau Tidung

Lautan Biru Pulau Seribu

Lautan Biru Pulau Seribu

Kapal untuk Snorkeling

Kapal untuk Snorkeling

Kami siap untuk snorkeling :D

Kami siap untuk snorkeling 😀

Snorkeling di tengah lautan

Snorkeling di tengah lautan

Ini pertama kalinya aku snorkeling. Aku langsung mikir “berenang aja ga bisa, ini malah nekad mau langsung nyemplung ke laut”. Tapi guide kami bilang selama pake life jacket, dijamin pasti bisa ngapung. Akhirnya aku mulai pake kaki katak untuk menambah daya dorong pada kaki saat berenang, masker atau google yang melindungi mata dan hidung dari air, kemudian terakhir adalah snorkel yaitu peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut di bagian ujung bawah. Snorkle berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika bernapas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air.

Selama kita di dalam laut, kita bernafas menggunakan mulut. Jika kita bernafas menggunakan hidung maka google kita akan berembun dan mengganggu penglihatan. Rambut kita juga tidak boleh masuk ke dalam google, karena air bisa masuk ke dalam google. Setelah semua perlengkapan aku pakai. Akhirnya aku mencoba mendekati pinggir perahu. Karena takut, aku minta guide menjaga aku di air, jaga-jaga kalau terjadi apa-apa. Dan ciaaat… akhirnya aku loncat juga. Pertama-tama kaget banget sama air laut yang asin *ya iyalah, masa manis* kemudian aku belajar berenang sedikit-sedikit. Dan akhirnya aku bisa mulai bisa bernafas dengan snorkle dan melihat pemandangan bawah laut dengan google setelah berkali-kali penyesuaian ukuran. Ada satu bagian dimana ketika snorkle aku rusak, kemudian guide langsung tuker sama snorkle yang sedang dipake dia *duh, padahal kan snorkle-nya bekas digigit sama si guide. Semenjak saat itu, aku berniat beli snorkle sendiri.

Belajar snorkeling berhasil. Saatnya berenang dan melihat pemandangan bawah laut. Dan ini pertama kalinya aku melihat langsung ikan-ikan laut berwarna warni bermain di terumbu karang. Bagus banget. Dan semenjak snorkeling disini, aku ketagihan untuk snorkeling ke tempat-tempat lainnya. Sayangnya kami tidak memiliki kamera underwater sehingga tidak banyak foto yang bisa diambil disini.

Setelah snorkeling di Pulau Payung Kecil kami mampir ke Pulau Payung Besar untuk melihat matahari terbenam. Di Pulau Payung Besar terdapat warung-warung kecilyang menyediakan indomie, pop mie, bakso dan gorengan. Jadi jangan takut kelaparan setelah snorkeling.

Di Pulau Payung Besar

Di Pulau Payung Besar

Sunset di Pulau Payung Besar

Sunset di Pulau Payung Besar

O

18
Setelah selesai menikmati matahari tenggelam di Pulau Payung Besar kami kembali ke perahu luntuk melanjutkan perjalaanan pulau ke Pulau Tidung. Malam harinya kami makan dipinggir pantai, menikmati ikan bakar segar dengan bumbu kecap. Rasa ikan yang disajikan benar-benar manis. Selesai makan malam dipinggir pantai, kami kembali ke home stay untuk beristirahat karena esok hari kami masih memiliki acara lainnya.

Jam 5 pagi alarm sudah berbunyi dimana-mana. Maklum, karena 1 rumah berisi 20 orang dan masing-masing orang membunyikan alarm agar tidak terlambat melihat matahari terbit di pantai. Teman-temanku buru-buru sholat, setelah itu kami bersama-sama naik sepeda yang memang sudah disediakan untuk pergi ke Jembatan Cinta, ikon Pulau Tidung.

Jembatan Cinta ? Emangnya bentuk jembatannya gambar hati ? Atau jangan-jangan kita bisa ketemu pasangan disana ? *yang jomblo pasti pada langsung semangat deh* Ternyata dinamakan Jembatan Cinta dikarenakan banyak mitos yang berkaitan dengan jembatan ini. Setidaknya ada dua mitos yang saya dapatkan disini. Yang pertama, jika kamu dan pasangan berjalan di atas Jembatan sambil berpegangan tangan, maka hubungan Anda dengan pasangan akan awet sampe jenjang pernikahan. Yang kedua, jika kamu melompat dari Jembatan Cinta sebanyak tujuh kali, maka kamu akan menemukan belahan jiwa dalam hidup kamu. Percaya? Silahkan buktikan saja sendiri.

Matahari Terbit di Jembatan Cinta

Matahari Terbit di Jembatan Cinta

21

23

Rumput Laut di Bawah Jembatan Cinta

Rumput Laut di Bawah Jembatan Cinta

Jembatan Cinta Ikon Pulau Tidung

Jembatan Cinta Ikon Pulau Tidung

O

Bergaya di Jembatan Cinta

Bergaya di Jembatan Cinta

Di Pulau Tidung Kecil

Di Pulau Tidung Kecil

Sesampainya di Jembatan Cinta, kami menyusuri dan jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar ke Pulau Tidung Kecil. Di Pulau Tidung Kecil kita dapat melihat hutan mangrove. Untuk yang berani menguji nyali, silahkan loncat dari salah satu sisi Jembatan Cinta yang berbentuk lengkung yang tingginya sekitar 7 meter (perkiraan saya) dari permukaan laut. Banyak orang yang mencoba, termasuk teman-teman saya.

Loncat Indah dari Jembatan Cinta

Loncat Indah dari Jembatan Cinta

Terjun Bebas Juga Boleh

Terjun Bebas Juga Boleh

Di sambut dengan lautan indah

Di sambut dengan lautan indah

Dan akhirnya jatuh di air

Dan akhirnya jatuh di air

Kalau tidak berani mencoba, jangan khawatir, disini juga terdapat permainan banana boat, jet ski, sampai tempat penyewaan alat snorkeling dengan tarif 35 ribu. Bagaimana dengan saya ? Berhubung saya tidak bisa berenang, saya memilih bermain air di pinggir pantai dekat Jembatan Cinta saja sambil sekali-sekali meminum air kelapa yang saya pesan dari warung-warung di pinggir pantai. Bermain air disini membuat aku cukup puas dan senang karena warna lautnya yang hijau tosca dan pasir putih yang lembut serta air laut tanpa ombak membuat aku tidak menyesal tidak bisa terjun bebas dari jembatan cinta *tinggi banget bo…

Jam 12 siang kami sudah harus bersiap kembali ke dermaga Pulau Tidung. Kapal sudah siap mengantarkan kami kembali ke Muara Angke. Terima kasih Pulau Tidung, sebuah pengalaman pertamaku menjajaki dunia bawah laut yang indah yang mungkin saja kelak akan membawaku ke laut dan pulau indah lainnya di Indonesia.

Akhir Perjalanan Kami di Pulau Tidung

Akhir Perjalanan Kami di Pulau Tidung

Catatan Tambahan :
1. Jangan takut tidak ada listrik karena di Pulau Tidung Listrik 24 jam, tetapi tetaplah membawa tambahan kabel listrik jika anggota yang dibawa dalam trip banyak

2. Jangan takut kehabisan makanan atau snack, karena warung yang berjualan hampir buka hingga jam 2 pagi dan stok makanan yang banyak (kami kebetulan iseng jalan-jalan tengah malam naik sepeda)

3. Saat kami di Pulau Tidung provider yang bisa hanya indosat

4. Agen Pulau Tidung kami : Meirida no HP : 08179918642

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *