Agar cuti liburan panjang disetujui Atasan

Cuti merupakan hak semua karyawan dimana tertulis dalam Undang-Undang No.13 tahun 2003 Pasal 79 ayat (2), seorang pekerja berhak atas cuti tahunan sekurang kurangnya 12 hari kerja tapi pada kenyataannya ga semua perusahaan atau atasan memberikan izin cuti sesuka hati. Beruntunglah para pekerja di negara Eropa seperti Austria, Jerman, Italia, Swedia, Inggris dan Spanyol yang memberikan hak cuti 25 hingga 35 hari dalam setahun hingga mereka bisa berlama-lama menjelajah Indonesia. Rasanya pengen pindah kerja ke sana demi punya cuti banyak XD XD XD

Walupun aku belom sampe jadi orang yang demi travel around the world bilang “Quit your Job, buy a ticket, get a tan, fall in love, and never return” mungkin aku masih jadi kategori orang yang kata Jaime Lyn Beatty “Jobs fill your pocket, adventures fill your soul” tapi aku masih bisa puter otak cari akal biar bisa ngerasain cuti liburan yang cukup terbilang panjang. Belom lagi area liburanku terkadang remote area alias ga ada sinyal jadi otomatis hampir kerjaan kantor pasti ga kepegang selama berada di wilayah tersebut. Terus gimana dong biar izin cuti liburan panjang dikasih sama Bos? Berikut tips yang biasanya dilakukan sama cindiltravel :

1. Berkelakuan Baik

Ga hanya ngelamar kerja jadi PNS yang harus disertakan Surat Keterangan Kelakuan Baik, tapi selama kita bekerja di perusahaan manapun kita harus berkelakuan baik. Seperti rajin ke kantor, tunjukkan loyalitas kerja, bekerja keras dan penuhi target kerja. Kalau hasil kerja baik, rasanya tak ada alasan bagi atasan memberikan sedikit reward cuti yang memang menjadi hak kita.

2. Pahami sistem cuti di tempatmu bekerja

Terkadang ada perusahaan yang memberikan hak cuti yang dapat diambil 1 hari setiap bulan atau dapat diakumulasi 12 hari di awal tahun. Cuti 12 hari dapat diambil parsial atau juga bersamaan tergantung dari peraturan perusahaan dan kesepakatan di awal. Ada juga perusahaan yang menawarkan unpaid leave yaitu cuti diluar hak karyawan dan pada masa cuti tersebut karyawan tidak digaji. Unpaid leave biasanya digunakan untuk sekolah, recovery sakit, atau liburan. Dan pastikan saat mengajukan cuti diskusikan dulu ke bagian HRD di kantormu apakah sudah sesuai dengan rencana liburanmu. Dan yang terutama adalah kesepakatan cuti dengan atasanmu!

3. Bukan hanya uang yang ditabung, cuti juga DITABUNG

Hahaha… ini berlaku banget buat aku. Berhubung cuti cuma ada 12 hari maka gunakanlah cuti dengan sebaik-baiknya. Jangan bolos ga ke kantor yang akhirnya malah motong jatah cuti. Dulu, kalau dapet giliran jatah event sabtu dan minggu, perusahaanku memberikan kompensasi cuti pengganti di hari biasa, jadi aku semangat masuk weekend demi nabung cuti! Hahahaha. Kalau ada keperluan pribadi, biasanya aku lebih memilih ijin setengah hari dibanding potong cuti. Siapa tau nanti dapet harga tiket murah ga terduga pas tanggal kejepit. Terkadang sisa cuti 1 hari berharga disaat-saat terakhir (promo tiket murah).

Baca juga tips berburu tiket murah disini!

4. Rencanakan liburan jauh-jauh hari dan beritahu atasanmu SEGERA

Aku selalu memiliki target perjalanan pendek atau perjalanan panjang setiap tahunnya. Rasanya seperti membuat rencana hidup! Dan peta perjalananku diletakan di meja kerja (seperti ikut didoakan setiap pagi), sehingga tak hanya aku yang tahu, tapi juga atasan yang berkunjung ke meja kerjaku. Jika perjalananku termasuk perjalanan panjang dan remote area, aku akan memberitahukan dan mengajukan cuti 6 sampai 3 bulan sebelum mengenai perkiraan waktu dan detail perjalananku kepada atasan dengan penuh semangat (udah kayak mbak-mbak promo agen travel), walaupun tiket belum ditangan *rasanya seperti memberitahukan impian kita bukan? Mengajukan cuti jauh-jauh hari tentunya lebih baik dan lebih mudah diterima oleh atasan.

cindiltravel tips izin cuti liburan panjang

Titik tujuan perjalanan ada di meja kerja

Baca juga : Sumatera : 9 Hari berkelana ke Serambi Mekah sampai Tano Batak

5. Ambil cuti berdasarkan jadwal kerja bukan jadwal kalender tanggal merah

Aku termasuk orang yang memiliki jadwal kerja yang dapat diprediksi 6 bulan sebelumnya. Seperti kalender kerja tahun 2017 sudah aku terima bulan ini, walaupun sifatnya prediksi alias perkiraan tapi beruntungnya aku bisa ngincer tiket liburan 2017 dari sekarang. Yay!!! Tapi terkadang kalender kerja malah terbalik dengan kalender tanggal merah. Maka dari itu, aku selalu mengambil izin cuti panjang disaat jadwal kerja tidak terlalu padat dan bukan saat deadline project. Jika jadwal kerjamu bisa diprediksi di awal tahun, kalaupun meleset biasanya tak terlalu jauh maka bersiaplah untuk mengajukan cuti di awal. Dan siapa tau jadwal kerjamu yang lebih longgar ada ditengah banjir LONG WEEKEND jadi bisa dapat jatah hari liburnya banyak.

6. Pilih hari yang tepat saat mengajukan cuti ke Atasan

Baca situasi saat mengajukan cuti ke atasan sesuaikan dengan mood-nya, jangan ajukan cuti ditengah deadline kerja apalagi saat atasan sedang berwajah muram dan masam. Akan lebih baik saat mood baik atau saat suatu project-mu berjalan dengan sukses dan cuti menjadi bonusmu!

7. Beritahu jadwal cutimu kepada rekan kerja

Jika pekerjaanmu berhubungan dengan orang lain, maka beritahu jadwal cutimu jauh-jauh hari juga kepada rekan kerja agar semua pekerjaan tidak terhambat saat cuti. Bukan berarti cutimu menghentikan tanggungjawab-mu. Biasanya aku selalu menginfokan jadwal cutiku ke tim internal dan project sehingga jadwal cuti tidak bentrok dengan deadline rekan kerja yang bertumpuk. Selain itu, cutiku biasanya bergilir dengan tim lainnya. Misalnya disaat yang lain ambil cuti panjang saat Lebaran aku memilih bergantian cuti panjang saat libur Natal & akhir tahun.

8. Selesaikan pekerjaan sebelum cuti

Rasanya tidak ingin diganggu saat cuti liburan adalah hal yang manusiawi, tapi masalahnya terkadang tempat liburanku tidak memungkinkan untuk menerima sinyal telekomunikasi. Maka dari itu, aku biasanya berkomitmen untuk menyelesaikan semua pekerjaan dan serah terima pekerjaan kepada atasan atau pengganti selama cuti liburan panjang minimal 2 minggu sebelum. Tetapi saat liburan aku masih bersedia untuk dihubungi yang berkaitan dengan pekerjaan selama memungkinkan *jujur waktu ketemu beberapa traveller luar, mereka heran sama aku yang liburan tapi masih sibuk ngurusin kerjaan tapi aku tetep enjoy aja. Dan saat cuti telah usai masuklah kerja sesuai jadwal, bukan malah melanjutkan cuti dengan alasan sakit.

Jadi, sudah siap ajukan cuti liburan tahun depan ???

“You can’t control the past, but you can control where you go next.”~ Kirsten Hubbard

4 thoughts on “Agar cuti liburan panjang disetujui Atasan

  1. Pingback: Agar cuti liburan panjang disetujui Atasan — Cindiltravel | Suetoclub's Blog

  2. Pingback: Keliling Sulawesi Selatan, gunung karst, sejarah, adat budaya, laut, kulinerCINDILTRAVEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *