Lombok : si Pantai yang katanya Nge-Pink alias Pink Beach

Pink Beach Lombok Cindiltravel 1

Setelah semaleman aku berjalan dari satu hotel ke hotel lain untuk mencari kamar yang sesuai, pagi ini aku berniat bangun siang alias jam 7 pagi. Maklum hotel di daerah Kuta harganya tinggi selangit kalau cari yang di dekat jalan besar. Untungnya aku dapet supir yang baik hati mau nemenin ke sana ke mari dan aku pun dapet supir yang mau anterin aku ke daerah Lombok Timur jelajah Pink Beach, dan sekitarnya.

Denger-denger daerah Pink Beach tidak ada penjual makanan aku pun keluar hotel jam 7 pagi untuk order makan siang termasuk untuk supir dan beberapa cemilan di rumah makan Mirah tempat semalam aku makan. Untunglah rumah makan ini dekat dengan hotel dan sudah buka pagi hari. Jam 8 pagi aku sudah selesai sarapan, mandi dan siap berangkat. Supir yang aku pesan dari Sengigi pun sudah siap di halaman parkir hotel. Oh ya, kenapa aku order supir dari Senggigi bukan dari daerah Kuta? Soalnya aku udah cocok dengan provider supirku kemarin, jadi walaupun harga lebih mahal sedikit yaitu 500rb/ 10 jam (biasanya kalau area kota 400rb/ 10 jam) tapi aku lebih nyaman. Sebelumnya aku sudah keliling cari mobil dan driver di Kuta, tapi begitu tau aku mau ke Pink Beach semua minta tambahan charge.

Jam 8 pagi aku berangkat dari Kuta menuju Pink Beach katanya sih jauh banget dan jalanan rusak. Aku sih masih belum tau pengertian “jauh” untuk orang Lombok, soalnya kalau di Jakarta kan kita biasa berjam-jam di jalan menghadapi macet atau pulang pergi ke luar kota cuma buat kerja. Pemandangan jalanan di area Kuta masih sangat sepi, entah karena para turis asing masih terlelap atau mereka sudah “hunting” ombak di tengah lautan sana. Kondisi kiri dan jalan di daerah Kuta hanya berupa semak belukar yang kekeringan bahkan di beberapa sungai yang aku lewati juga kering kerontang. Memasuki jembatan besar jalanan mulai rusak padahal perjalanan baru di mulai.

Perjalananku berjam-jam melewati berbagai macam daerah di mulai dari daerah penghasil tembakau untuk bahan baku rokok. Kata supirku, daerah ini terkenal dengan kualitas tembakau terbaik di negeri ini. Ooh aku pikir penghasil tembakau hanya di pulau Jawa. Perkataannya dibuktikan dengan banyaknya bangunan penyimpanan tembakau yang bentuknya hanya bangunan tinggi terbuat dari batu bata dengan pipa disetiap sisinya.
Pink Beach Lombok Cindiltravel 9
Setelah itu aku melewati sebuah pelabuhan tempat nelayan mencari ikan. Aku melihat pelabuhan itu memang tempat nelayan bukan untuk berlibur. Katanya untuk mencapai Pink Beach jika tidak ingin melewati jalan rusak bisa menyewa kapal pelayan dari pelabuhan ini dan akan melewati beberapa pulau terpencil sebelum akhirnya sampai di Pink Beach.

Pink Beach Lombok Cindiltravel 8

Sepanjangan jalan menuju dari Kuta menuju Pink Beach aku ga lihat ada kendaraan umum melintas, kalaupun ada sudah penuh. Kendaraan umum disini kurang lebih seperti angkot di daerah-daerah kecil tapi berwarna putih. Bisa dipastikan menuju Pink Beach harus menggunakan kendaraan pribadi yang seperti mobil / motor dengan bensin full kalau ga bisa pulang deh kayaknya karena ga liat ada pom bensin di sepanjang jalan ini. Kalau ingin bertanya penduduk setempat, tanyalah jalan menunju Pantai Tangsi, karena sebetulnya nama Pink Beach itu adalah Pantai Tangsi.

Pink Beach Lombok Cindiltravel 2

Sampailah aku pada jalan rusak menuju Pink Beach, kata supir. jalan rusak ini sepanjang 8 km, entah benar atau tidak tapi rasanya memang lama sekali melewati jalan ini. Sampai akhirnya kita menemukan tanda plang kecil nyaris jatuh yang terbuat kayu dengan tulisan “PANTAI TANGSI” kami langsung masuk jalan itu dan kiri dan kanan mulai banyak pohon sampai di kanan jalan aku nemuin gerbang “Jeeva Beloam” sebuah villa tradisional hanya beberapa kamar saja. Waktu browsing mau keliling Lombok aku naksir banget sama ini villa… Beberapa image yang aku dapet dari link Agoda dan website resmi Jeeva Beloam bikin aku mupeng abis pengen nginep di sanaaaa… semoga nanti ada rejeki-nya bisa nginep disitu.

jeeva beloam tanjung ringgit lombok cinditravel 1

Aku jalan terus sampai akhirnya menemukan mobil-mobil yang banyak parkir di kiri dan kanan jalan. Taraaa… kami nyaris sampai di Pink Beach. Ternyata kalau mobil kecil atau sedan memang disarankan untuk parkir di dekat trotoar jalan, karena setelah masuk ke jalan kecil di kiri jalanan masih berupa batu, curam dan terjal. Tapi pemandangan dibawah indah bangeeet… Ga kebayang kan tuh supir harus nyetir dan aku teriak kegirangan ngeliat pemandangan indah di bawah sana, hamparan laut biru dengan pulau-pulau di sampingnya.

Pink Beach Lombok Cindiltravel 10

Kalau dilihat-lihat kenapa disebut Pink Beach karena pasir disini terdiri dari serpihan pasir berwarna cream dan merah yang katanya berasal dari karang laut yang berwarna merah sehingga warna pasir terlihat seolah-olah berwarna merah.

 Pink Beach Lombok Cindiltravel 3

Karena aku ke sini bukan hari liburan yang ramai, hanya libur tanggal merah jadi rata-rata yang datang adalah penduduk lokal dengan mobil angkutan umum yang dicarter dan mereka piknik makan siang bersama. Jangan lupa membawa bekal makanan dan minuman kalau ke sini, karena disini ga akan nemu penjual minuman apalagi makanan. Ga mau kan habis main-main terus kelaperan.

 Pink Beach Lombok Cindiltravel 4

Selain menikmati indahnya laut di pinggir pantai, kita juga bisa melakukan snorkeling untuk keliling pulau sekitar Pink Beach yaitu Pulau Tiga, Pulau Sibui dan Pulau Mangkok dengan menyewa perahu nelayan nyewa perahu untuk keliling pulau setelah tawar menawar akhirnya sepakat dengan harga Rp 200.000,- yang sebenarna bisa diisi untuk 6 orang, sedangkan untuk sewa alat snorkeling, fin, life jacket : Rp 50.000/ set. Untuk bilas disini hanya tersedia 1 rumah dengan kamar mandi yang tempatnya sungguh amat sedih, karena hanya ada ruangan petak dengan tempat kotor sedangkan air masih ditimba di sumur. Seorang nenek menjaga tempat ini dan kita membayar Rp 2.000/ org.

Pink Beach Lombok Cindiltravel 5Pink Beach Lombok Cindiltravel 11

Kalau ga mau snorkeling kita juga bisa naik ke atas bukit untuk melihat keindahan Pink Beach dan melihat pulau-pulau sekitar dari atas. Akhirnya aku bisa juga ke sini dan nulis di blog yang udah lama banget ke pending. Maaaf yaaa

Pink Beach Lombok Cindiltravel 6

Pink Beach Lombok Cindiltravel 7Pink Beach Lombok Cindiltravel 12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *